Fakultas Kedokteran Unpatti Siap Buka Prodi Dokter Spesialis

  • 07 Okt 2025 08:13 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura mematangkan persiapan pembukaan program studi pendidikan dokter spesialis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Maluku, sebagaimana disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, dr. Farah Christina Noya saat melakukan audiensi bersama Gubernur Maluku dan Rektor Unpatti , di ruang kerja Dekan Fakultas Kedokteran.

Menurutnya, Unpatti telah berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai pendamping. Hasil penilaian sementara menunjukkan bahwa Unpatti dinilai telah siap membuka program studi spesialis, baik dari sisi sumber daya manusia maupun kesiapan akademik.

“Saat ini kami tengah menyelesaikan dokumen pengusulan yang akan diunggah melalui sistem siaga paling lambat 28 Oktober 2025. Kami juga memfokuskan pada pemenuhan administrasi, workshop kurikulum, hingga kelengkapan dosen dengan kualifikasi spesialis,” ujarnya.

Fakultas Kedokteran Unpatti lanjutnya, menargetkan awal 2026 sebagai waktu penerimaan batch pertama residen, dengan prioritas pada program spesialis bedah. Peserta diutamakan berasal dari kalangan dokter daerah 3T di Maluku dengan dukungan beasiswa dari pemerintah daerah.

Lebih lanjut, dr. Noya menegaskan pentingnya peran RSUD dr. M. Haulussy dan rumah sakit daerah lainnya sebagai wahana pendidikan. “Kami mengharapkan dukungan Pemda baik dari segi peralatan, sarana, maupun SDM agar rumah sakit daerah dapat berfungsi optimal sebagai pusat pendidikan dokter dan dokter spesialis,” tambahnya.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy menegaskan komitmen Unpatti untuk mendukung program strategis nasional percepatan pendidikan dokter spesialis yang diinisiasi pemerintah dalam rangka mewujudkan Astacita Presiden Prabowo.

Prof. Leiwakabessy menyampaikan bahwa Unpatti melalui Fakultas Kedokteran mendapat mandat untuk membuka program pendidikan dokter spesialis bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Kami telah melaksanakan rapat koordinasi bersama pihak Fakultas Kedokteran Unhas, dan menyampaikan kepada Gubernur Maluku mengenai kesiapan Unpatti dalam pembukaan program pendidikan dokter spesialis. Hal ini termasuk pembenahan rumah sakit mitra serta penyiapan rekrutmen mahasiswa, terutama untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dokter di daerah 3T,” jelas Prof. Leiwakabessy.

Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyatakan dukungan penuh terhadap program yang digagas Universitas Pattimura. “ program studi pendidikan dokter spesialis sejalan dengan visi Gubenur Maluku yakni pengembangan pendidikan dan kesehatan di daerah, sehingga pemerintah daerah siap berkoordinasi dan memfasilitasi kebutuhan universitas,” ujar Prof. Leiwakabessy.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi menjadi landasan penting untuk menyukseskan program percepatan pendidikan dokter spesialis, dengan Unpatti sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya untuk melaksanakannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....