Bodewin Soroti Akurasi Data Bansos dalam Evaluasi Kinerja Dinsos

  • 22 Jun 2026 15:56 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Akurasi data bantuan sosial menjadi perhatian utama Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena saat membuka Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah di lingkup Dinas Sosial Kota Ambon Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kamari Hotel, Senin 22 Juni 2026 itu, dihadiri jajaran Dinsos, pendamping PKH, Tagana, dan berbagai mitra sosial.

Menurut Bodewin, data yang valid dan objektif merupakan kunci keberhasilan program bantuan sosial serta upaya pengentasan kemiskinan. Karena itu, seluruh pihak diminta bekerja secara profesional dan menghindari praktik yang dapat menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran.

Ia menilai masih terdapat tantangan dalam proses pendataan penerima manfaat di lapangan. Kondisi tersebut berpotensi membuat warga yang berhak tidak menerima bantuan, sementara yang tidak memenuhi kriteria justru masuk dalam daftar penerima.

"Sering kali karena kedekatan dengan oknum perangkat desa atau RT, yang tidak berhak malah mendapat bantuan, sementara yang benar-benar membutuhkan justru terlewatkan. Saya minta kita semua keluar dari ego sektoral,” kata Bodewin dengan tegas.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Kota Ambon tengah mendorong digitalisasi bantuan sosial melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sistem yang terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penerima bantuan.

"Melalui integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), kategori kelayakan penerima manfaat akan tersaring secara otomatis dan transparan secara digital," ujarnya.

Selain menyoroti akurasi data, Wali Kota menegaskan pentingnya evaluasi berkala sebagai bagian dari pengawasan kinerja organisasi. Evaluasi diperlukan untuk mengukur capaian program sekaligus menyusun langkah perbaikan yang selaras dengan visi dan program prioritas Pemerintah Kota Ambon.

Kesempatan itu, Bodewin juga mengapresiasi kinerja Dinas Sosial dalam membantu penyandang disabilitas melalui berbagai program bantuan. Menurutnya, pelayanan kepada kelompok rentan harus terus ditingkatkan seiring upaya pemerintah mewujudkan Ambon yang lebih inklusif.

"Kota Ambon masih dalam proses pembenahan agar sepenuhnya ramah disabilitas. Namun, keterbatasan tersebut tidak boleh mengurangi kualitas perhatian dan pelayanan dari aparatur pemerintah," ucapnya.

Wali Kota berharap Dinas Sosial bersama seluruh mitra dapat memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan sosial. Hasil evaluasi kinerja Dinsos diharapkan menjadi dasar penyusunan program yang lebih tepat dan efektif pada tahun anggaran berikutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....