Digitalisasi Tata Kelola Keuangan Maluku Diperkuat
- 26 Mei 2026 13:57 WIB
- Ambon
Penulis: Bertje Minanlarat
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku resmi memulai digitalisasi sistem perbankan dan pengelolaan keuangan daerah. Langkah ini diambil melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemprov Maluku dan PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku-Malut), Selasa 26 Mei 2026 di Ruang Rapat Gubernur Maluku.
Kerja sama strategis ini dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional antara Bank Maluku Malut dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku. Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko kebocoran anggaran sekaligus memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan tersebut.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyatakan, integrasi sistem perbankan digital menjadi instrumen kunci dalam menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersih (clean governance). Melalui sistem yang terintegrasi, setiap transaksi pendapatan maupun pengeluaran daerah kini dapat dipantau secara seketika (real-time).
"Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang menjadi hak daerah benar-benar masuk ke kas daerah tanpa ada kebocoran di jalan. Dengan sistem digital yang akuntabel, kepercayaan masyarakat kepada pemerintah akan semakin kuat," ujar Hendrik seusai prosesi penandatanganan.
Dikatakan, sebagai provinsi berciri kepulauan, tantangan utama Maluku selama ini adalah aksesibilitas dan rentang kendali dalam pemungutan retribusi serta pajak daerah. Digitalisasi diharapkan mampu memangkas birokrasi dan mempermudah wajib pajak di berbagai pulau untuk menunaikan kewajibannya.
Peningkatan kepatuhan pajak yang didorong oleh kemudahan akses ini diproyeksikan akan mendongkrak PAD secara signifikan. Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih longgar untuk membiayai program-program strategis, terutama infrastruktur dasar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sementara itu, Direktur Utama Bank Maluku-Malut Syahrisal Imbar menegaskan, selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pihaknya berkomitmen penuh mengawal transformasi ini. Bank Maluku Malut telah menyiapkan infrastruktur perbankan yang aman dan mutakhir guna menopang ekosistem digital Pemprov Maluku.
"Kami memastikan keandalan sistem ini agar seluruh transaksi keuangan daerah, mulai dari hulu hingga hilir, berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Syahrisal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....