DPRD Minta Pertamina Atasi Antrean BBM di Bula

  • 06 Mar 2026 17:46 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang telah berlangsung hampir enam bulan ini mendapat sorotan tajam DPRD Maluku.

Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Abdul Kelilauw menyatakan, kondisi ini telah berlarut cukup lama. Namun, tidak pernah ada perubahan yang signifikan..

"Tidak tahu kendalanya apa. Nah, kami minta pihak Pertamina bisa turun tangan dan menyikapi kondisi yang terjadi di SPBU Bula," kata Kelilauw kepada wartawan di Ambon, Jumat, 6 Maret 2026.

Menurutnya, SPBU milik pengusaha bernama Yame sudah cukup lama beroperasi di wilayah Bula. Tapi anehnya, masalah antrean penjang kendaraan tidak pernah terselesaikan dengan baik.

"Antrian tersebut tidak hanya melibatkan jenis kendaraan tertentu, melainkan juga berbagai kendaraan termasuk mobil-mobil pick up dan jenis kendaraan lainnya dengan jumlah yang luar biasa," ucapnya

Kelilauw mengaku, persoalan tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah daerah setempat. Namun hingga kini belum terlihat adanya langkah penanganan yang mampu mengurai antrean panjang tersebut.

Karena itu, ia meminta pihak terkait, termasuk Pertamina, untuk turun langsung meninjau kondisi di lapangan dan mencari solusi agar permasalahan distribusi BBM di Bula dapat segera diatasi.

“Kami minta Pertamina dan semua pihak terkait bisa terlibat langsung untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di Bula. Masalah ini sudah beberapa kali kami sampaikan ke pemerintah daerah, tetapi sampai sekarang kondisinya masih tetap sama," ujarnya

Rekomendasi Berita