Rumah Warga Wayame Habis Dilalap Api, Polisi Lakukan Penyeldiikan

  • 05 Mar 2026 16:20 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah milik Muhammad Miqdad Bahweres (30 Tahun), di kawasan Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, siang tadi, Kamis, 5 Maret 2026, tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian Polsek Teluk Ambon.

Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Restu Purba mengungkapkan bahwa penyelidikan dilakukan guna mengetahui penyebab dari kebakaran yang melahap habis rumah warga tersebut.

Pasalnya, kata Kapolsek, saat kebakaran itu terjadi tidak diketahui oleh pemilik rumah. “Korban saat itu berada di depan, dan diberitahu oleh pihak SPBU bahwa rumahnya terbakar pada bagian belakang. Lokasi rumah berada tepat di samping atau bagian kiri SPBU Wayame. Saat kejadian Miqdad tidak mengetahuinya, ia malah diberitau oleh karyawan SPBU kalau sudah terjadi kebakaran," ujar Kapolsek.

Kapolsek menerangkan saat kejadian kondisi listrik masih dalam keadaan padam sehingga polisi belum bisa memastikan penyebabnya.

"Jadi, kita masih menyelidiki penyebab kebakaran. Untuk jumlah kerugian juga belum dipastikan," Akui Kapolsek.

Sementara, Kepala Pemdam Kebakaran (Damkar) Ambon, Alfredo Hehamahua kepada media ini membenarkan kebakran rumah milik Muhammad Miqdad Bahweres yang berada di Desa Wayame tersebut.

Ia mengatakan, setelah mengetahui adanya kebakaran tersebut pihaknya langsung bersama tim Damkar bergegas ke lapangan dengan mengerahkan lima unit mobil Damkar untuk memadamkan api yang sudah telah menghanguskan rumah korban.

“Awalnya kita mendapat informasi dari Ibu Uni Via Call Center 112, sekitar pukul 13.48 Wit. Selanjutnya kami ke lapangan dengan mengerahkan, 1 unit Mobil PMK dari pos Passo; 2 unit Mobil PMK dari pos Mako; dan 2 Unit Mobil PMK dari Pos Hative. Persenel yang terlibat 30 personil pemadam dari Mako, 5 dari Hative, dan 5 dari pos passo,”ungkap Alfredo.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon itu merangkan hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui, termasuk belum kerugian meteril yang dialami korban.

“Rumah korban setengah beton, jadi kebakaran cepat merambat besar. Beruntung tidak korban jiwa. Hingga saat ini kami juga belum mengetahui penyebabnya, lantaran saat itu PLN padam. Pemilik rumah juga tidak mengetahui. Korban posisi sedang tidur di bagian depan,”jelasnya menutup.

Rekomendasi Berita