Pertemuan Damai Iha–Luhu: Komitmen Bersama Menjaga Harmoni

  • 30 Mar 2026 19:34 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Piru - Suasana di Lantai 2 Kantor Bupati Seram Bagian Barat, Senin sore (30/3/2026), menjadi saksi lahirnya sebuah harapan baru. Setelah sempat diliputi ketegangan, Pemerintah Desa Iha dan Desa Luhu akhirnya duduk bersama, memilih jalan dialog demi merajut kembali kedamaian yang sempat renggang.

Pertemuan yang dimulai pukul 15.40 WIT itu menghadirkan jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda. Hadir di antaranya Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman, Dandim 1513/SBB Letkol Arh. Jaka Putra Dinda, Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, serta Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat Anto Widi Nugroho. Kehadiran mereka tidak sekadar sebagai saksi, tetapi juga sebagai penjamin bahwa perdamaian yang dibangun memiliki pijakan yang kuat.

Dalam suasana yang penuh kesadaran dan tanggung jawab, kedua perwakilan desa menyepakati sejumlah komitmen penting. Mereka bersepakat untuk menghentikan segala bentuk konflik, menahan diri dari tindakan provokatif, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar kesepakatan di atas kertas, pertemuan ini menegaskan cara baru dalam menyelesaikan persoalan: mengedepankan hukum, musyawarah, dan koordinasi. Setiap persoalan yang mungkin muncul ke depan akan diserahkan kepada pihak berwenang, tanpa mengesampingkan nilai-nilai kebersamaan dan dialog antarwarga.

Langkah konkret pun disepakati. Dugaan pemicu konflik akan diusut secara tuntas sesuai hukum yang berlaku, sementara Pos BKO di wilayah perbatasan kedua desa akan kembali diaktifkan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, menyampaikan apresiasi atas pilihan damai yang diambil kedua belah pihak. Ia menilai kesepakatan ini sebagai langkah penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Di saat yang sama, ia mengingatkan bahwa aparat tidak akan ragu menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Namun, pesan yang paling kuat dari pertemuan ini bukanlah tentang penegakan hukum semata, melainkan tentang kesadaran bersama bahwa kedamaian adalah tanggung jawab semua pihak. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi dan lebih mengedepankan penyelesaian yang bijak melalui jalur yang benar.

Pertemuan berlangsung aman dan lancar, meninggalkan optimisme baru. Dari ruang itu, lahir harapan bahwa Desa Iha dan Desa Luhu tidak hanya mampu meredam konflik, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat, saling menghargai, dan hidup berdampingan dalam damai.

Di tengah berbagai tantangan, pilihan untuk berdamai menjadi pengingat bahwa persatuan selalu lebih kuat daripada perpecahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....