Polisi Olah TKP Ledakan Granat yang Tewaskan Tiga Warga Tanimbar
- 18 Mar 2026 13:42 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Sat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), terkait peristiwa ledakan amunisi jenis granat Launcher Machine (GLM) pada Selasa, 17 Maret 2026, kemarin.
Diketahui dari ledakan itu, mengakibatkan Rafael Romroman tewas di tempat, sementara Eduardus mengalami luka berat dan kemudian meninggal.
Sementara satu lainnya yaitu Afia Romroman/Batmianik yang juga istri dari Rafael meninggal di RSUD PP Magretti Saumlaki, Selasa malam. Empat warga lain yang turut menjadi korban luka akibat serpihan ledakan granata juga masih dirawat di RSUD PP Magretti Saumlaki.
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, melalui Kasi Humas Iptu Olofianis Batlayeri mengatakan bahwa, tindakan cepat ini diambil untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta menjamin keamanan Warga di sekitar lokasi kejadian. Kejadian tersebut terjadi di Desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
"Tim identifikasi (Inafis) telah diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik, termasuk serpihan material yang ditemukan di titik ledakan guna proses penyelidikan lebih lanjut” kata Kasi Humas.
Berdasarkan hasil pemantauan awal di lokasi kejadian, Petugas Kepolisian telah memasang garis polisi (Police Line) untuk mensterilkan area dari aktivitas Warga. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari potensi bahaya sisa bahan peledak.
"Tim ahli telah mengamankan beberapa komponen yang diduga kuat berasal dari amunisi GLM untuk diuji di laboratorium forensik. Serta, sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat kejadian telah dimintai keterangan awal oleh penyidik Polres Kepulauan Tanimbar," ujarnya.
Polres Kepulauan Tanimbar juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya Warga Desa Atubul Dol, agar tetap tenang dan tidak menyentuh benda-benda mencurigakan yang menyerupai amunisi atau bahan peledak lainnya. Jika menemukan benda asing, segera lapor ke Bhabinkamtibmas atau kantor Polisi terdekat.
Sementara itu, KBO Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kepulauan Tanimbar Ipda Yongku Wacano yang memimpin langsung kegiatan ini menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan terkendali.
"Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal-usul amunisi militer dan penyebab pasti terjadinya ledakan tersebut," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....