Ma Olla Dorong Produk Lokal Maluku melalui Olahan Rempah dan Kopi Tuni

  • 08 Agt 2026 17:07 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon — UMKM Ma Olla terus mengembangkan produk berbasis komoditas lokal Maluku dengan menghadirkan berbagai olahan rempah dan kopi. Hal tersebut disampaikan Sabrina Putri Masawoy dari Tim Ma Olla dalam program Muda Kreatif Pro2 RRI Ambon, Sabtu (8/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sabrina memperkenalkan sejumlah produk Ma Olla, di antaranya Teh Kulit Pala dan Teh Cengkeh.

Selain produk minuman berbahan rempah, Ma Olla juga memproduksi berbagai komoditas seperti biji pala, kayu manis, dan cengkeh yang tersedia dalam bentuk utuh maupun bubuk. Produk-produk tersebut menjadi salah satu upaya Ma Olla dalam memberikan nilai tambah terhadap komoditas khas Maluku sekaligus menghadirkan produk yang praktis bagi masyarakat.

Sabrina mengatakan, Ma Olla juga terus melakukan inovasi dengan menghadirkan produk terbaru berupa Olla-te Coffee, yang menggunakan kopi tuni khas Maluku. Kopi tersebut diperoleh langsung dari petani lokal, sehingga keberadaan produk ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga turut menyerap hasil pertanian lokal dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Untuk Olla-te Coffee ini kami menggunakan kopi tuni khas Maluku yang kami dapatkan langsung dari petani lokal. Jadi selain menghasilkan produk, kami juga ingin hasil pertanian lokal bisa terserap dan memberikan dampak bagi perekonomian petani,” ujar Sabrina.

Dalam proses produksinya, Ma Olla juga menerapkan tahapan quality control yang cukup panjang untuk memastikan produk yang dihasilkan tetap memiliki kualitas terbaik sebelum dipasarkan kepada konsumen. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga cita rasa sekaligus mempertahankan standar kualitas produk Ma Olla.

Berbagai produk Ma Olla saat ini dapat diperoleh melalui sejumlah e-commerce dan beberapa outlet di Kota Ambon. Melalui inovasi berbasis komoditas lokal, Ma Olla terus mendorong agar rempah dan kopi khas Maluku tidak hanya menjadi bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....