BUMDes Dikuatkan Melalui Pelatihan Business Model Canvas
- 24 Feb 2026 10:13 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Workshop Business Feasibility Bootcamp untuk BUMDes sukses digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas pengelola Badan Usaha Milik Desa dalam mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan layak secara bisnis. Kegiatan ini menghadirkan materi strategis tentang perencanaan model bisnis menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) yang aplikatif dan mudah dipahami.
Sesi utama dalam workshop tersebut dibawakan oleh Fransiska Natalia Ralahallo, S.E., M.Sc., CSBA, yang menyampaikan pelatihan praktis mengenai penyusunan dan pengembangan model bisnis BUMDes. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya perencanaan usaha yang terstruktur agar BUMDes tidak hanya berjalan, tetapi juga mampu bertumbuh dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa.
Materi disampaikan secara daring melalui platform Zoom, karena saat ini Fransiska Natalia Ralahallo sedang menempuh pendidikan doktoral di Amerika Serikat. Meskipun berlangsung secara virtual, penyampaian materi tetap berjalan interaktif, dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang melibatkan seluruh peserta secara aktif.
Materi difokuskan pada penggunaan Business Model Canvas sebagai alat sederhana namun komprehensif untuk memetakan rencana usaha. Peserta diajak memahami sembilan elemen utama dalam kanvas bisnis, mulai dari segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, hingga sumber pendapatan. Selain itu, aspek sumber daya kunci, aktivitas utama, kemitraan strategis, dan struktur biaya juga dibahas secara rinci.
Dalam suasana interaktif, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penyusunan kanvas bisnis berdasarkan potensi desa masing-masing. Pendekatan studi kasus dan diskusi kelompok membuat peserta lebih mudah memahami bagaimana menerjemahkan ide usaha menjadi rencana bisnis yang terukur.
Fransiska menjelaskan bahwa banyak BUMDes memiliki potensi besar, namun sering kali belum didukung dengan perencanaan model bisnis yang matang. Melalui metode yang sistematis dan langkah-langkah sederhana, pengelola BUMDes dapat mengidentifikasi peluang pasar, menghitung risiko, serta merancang strategi yang tepat sejak tahap awal.
Workshop ini juga menekankan pentingnya analisis kelayakan usaha sebelum menjalankan unit bisnis. Dengan pemetaan yang jelas melalui Business Model Canvas, BUMDes diharapkan mampu meminimalkan risiko kegagalan dan meningkatkan peluang keberhasilan usaha di tengah persaingan yang semakin dinamis. Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari para peserta yang merasa terbantu dengan materi yang praktis dan relevan, serta tetap efektif meski dilaksanakan secara daring.