Seni Hadroh Hitu: Media Dakwah dan Pemersatu Generasi Muda Maluku

  • 06 Sep 2026 20:28 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Leihitu - Lantunan shalawat dan gemuruh tepukan rebana membumbung tinggi di Negeri Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Sabtu, 5 September 2026 malam. Sebanyak 15 tim dari kawasan Leihitu, Salahutu, hingga Kota Ambon unjuk kebolehan dalam ajang Festival Hadrat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang hadir dalam acara ini menilai seni hadroh bukan sekadar hiburan visual dan audio. Irama rebana dan puji-pujian yang dibawakan anak-anak muda menjadi media dakwah yang efektif untuk memperhalus akhlak serta menguatkan keimanan.

Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda dalam memukul rebana dan melantunkan syair keagamaan menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai budaya dan tradisi Islam Nusantara masih mengakar kuat di Maluku.

Gubernur juga menggarisbawahi bahwa festival seni keagamaan ini menjadi wadah berharga untuk mempererat tradisi Pela Gandong dan nilai gotong royong. Lewat kolaborasi seni, kerukunan antarwarga dapat terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.

"Pengembangan wisata religi dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pergerakan UMKM, kuliner, kerajinan lokal, dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat lainnya," ujarnya.

"Insya Allah, Negeri Hitu akan menjadi salah satu destinasi wisata religi unggulan di Maluku,” ucapnya.

Kepada seluruh peserta, Gubernur berpesan untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan lomba sebagai sarana memperluas silaturahmi. Kemenangan utama dari festival ini adalah semakin kokohnya ikatan persaudaraan sesama anak daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....