Pemkot Ambon Perkuat Musik sebagai Identitas Daerah

  • 11 Agt 2026 08:02 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kota Ambon terus mendorong musik sebagai kekuatan budaya dan identitas daerah, seiring status Ambon sebagai City of Music yang ditetapkan UNESCO sejak 2019. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta saat membuka Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Sirimau Tahun 2026 dalam menyongsong HUT ke-451 Kota Ambon dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Budaya, Karang Panjang Ambon.

Wawali mengatakan, predikat City of Music bukan sekadar penghargaan, tetapi membawa tanggung jawab untuk menjaga, mengembangkan, dan mewariskan kekayaan musik yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ambon. Karena itu, berbagai kegiatan musik perlu terus didorong sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menjaga budaya lokal.

Musik bagi masyarakat Ambon dan Maluku lanjutnya, tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kebersamaan. Musik dinilai mampu mempertemukan perbedaan serta menjadi medium untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat.

Olehnya itu, pengembangan musik jukulele diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi serta kreativitas musik lokal di Kota Ambon.

“Festival ini jangan hanya dimaknai sebagai perlombaan untuk mencari juara, tetapi harus menjadi ruang silaturahmi, ruang kreativitas dan ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Toisuta berharap lomba jukulele tidak hanya memperkuat sektor budaya, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dan pedagang kecil. Wawali juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan musik sebagai kekuatan budaya Kota Ambon.

“Mari kita buktikan bahwa musik bukan hanya menghibur, tetapi mampu menyatukan perbedaan, menyebarkan pesan perdamaian, menumbuhkan cinta dan mempererat persaudaraan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....