Kadishub Maluku: Subsidi Angkutan Perintis Buka Akses Wilayah 3T
- 29 Sep 2026 11:55 WIB
- Ambon
Penulis: Bertje Minanlarat
RRI.CO.ID, Ambon - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Maluku Samuel Huwae menilai subsidi angkutan udara perintis menjadi bukti kehadiran negara dalam membuka akses masyarakat di wilayah terpencil. Program tersebut juga berperan penting menjaga konektivitas antardaerah di tengah kondisi geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan.
Dikatakan, angkutan perintis tidak sekadar menyediakan sarana transportasi bagi masyarakat. Layanan bersubsidi itu juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjamin mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Program subsidi angkutan udara perintis dari pemerintah pusat bukan sekadar penyediaan sarana transportasi, melainkan wujud negara hadir dalam meretas isolasi daerah terpencil, tertinggal, terdepan, dan perbatasan di Maluku,” ujar Samuel saat membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Langgur Semester I Tahun Anggaran 2026 di Ambon, Selasa 29 September 2026.
Menurutnya, wilayah kerja Langgur memiliki posisi strategis dalam menghubungkan kawasan di Maluku bagian Selatan dan Tenggara. Karena itu, evaluasi layanan dilakukan untuk memastikan penerbangan perintis berjalan efektif, tepat sasaran, dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hasil evaluasi Semester I 2026 menunjukkan kinerja penerbangan perintis di wilayah Langgur cukup positif. Tingkat keterisian penumpang atau load factor serta ketepatan waktu penerbangan tercatat di atas 90 persen.
Capaian tersebut mendapat apresiasi Pemerintah Provinsi Maluku yang disampaikan kepada UPBU Langgur, maskapai penyedia jasa, dan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah juga mengapresiasi Kepala UPBU Langgur Capt. Pilot Marc Ferdinand dan PPK Perintis Ramly Kabalmay atas upaya menjaga layanan penerbangan tetap optimal.
Sementara itu, PPK Perintis Ramly Kabalmay melaporkan penerbangan perintis dari Langgur mencatat hasil positif pada sejumlah rute penghubung utama. Meski menghadapi berbagai tantangan, pelayanan kepada masyarakat Maluku tetap menjadi prioritas.
Rakor evaluasi tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga keberlanjutan penerbangan perintis. Keberadaan layanan ini diharapkan terus mendukung pemerataan akses, mobilitas masyarakat, dan aktivitas perekonomian di wilayah kepulauan Maluku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....