Prof Yustinus Dorong SDM Lokal Terlibat Pengelolaan Blok Masela

  • 15 Sep 2026 21:51 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pengembangan Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar diharapkan dapat memberikan ruang yang adil bagi masyarakat dan sumber daya manusia lokal. Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Yustinus Thobias Male, S.Si., M.Si., kepada RRI, Selasa (15/9/2026). Ia menilai keberlanjutan proyek strategis tersebut perlu diikuti dengan komitmen untuk melibatkan tenaga kerja daerah.

Prof. Yustinus mengatakan, dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Blok Masela telah diselesaikan sejak 2021. Menurutnya, pihaknya turut terlibat dalam proses penyusunan dokumen tersebut dan tidak menemukan perubahan identitas yang dapat dijadikan dasar untuk membatasi keterlibatan kelompok masyarakat tertentu dalam kegiatan proyek.

Ia menegaskan, secara kelembagaan pihaknya mendukung kelanjutan pengembangan Blok Masela, termasuk rencana pembangunan fasilitas pengolahan di darat atau onshore di Pulau Yamdena. Namun, keterlibatan tenaga kerja diharapkan tetap didasarkan pada kompetensi dan kebutuhan pekerjaan, bukan pada latar belakang identitas tertentu.

“Kami mendukung kegiatan ini dilanjutkan dan siapa pun yang memiliki kompetensi seharusnya mendapat kesempatan untuk terlibat. Yang perlu dijaga adalah jangan sampai identitas menjadi persyaratan utama, karena hal itu berpotensi memunculkan primordialisme dan segregasi,” ujar Prof. Yustinus.

Menanggapi peluang generasi muda asal Kepulauan Babar yang memiliki pendidikan dan kompetensi untuk kembali berkontribusi di daerah, Prof. Yustinus menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja akan berbeda pada setiap tahapan pengembangan proyek. Pada fase konstruksi, kebutuhan tenaga kerja dapat mencapai ribuan orang, sementara saat memasuki tahap operasional jumlah tenaga kerja akan lebih terbatas dengan tuntutan kompetensi yang semakin spesifik.

“Pada tahap awal konstruksi memang dibutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun ketika masuk tahap operasional, kebutuhan akan lebih banyak diarahkan kepada tenaga kerja yang memiliki kemampuan khusus, terutama yang menguasai teknologi,” jelasnya.

Karena itu, menurut Prof. Yustinus, generasi muda daerah perlu mempersiapkan kompetensi sejak dini agar dapat mengambil peluang yang muncul dari pengembangan Blok Masela. Ia berharap proyek tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi momentum peningkatan kualitas sumber daya manusia Maluku sehingga masyarakat lokal dapat terlibat berdasarkan kemampuan dan kompetensinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....