Kadis Perikanan Ambon Tekankan Penguatan Kelautan di Momentum Hari Maritim
- 21 Agt 2026 10:06 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Peringatan Hari Maritim Nasional setiap tanggal 21 Agustus menjadi momentum krusial bagi Maluku untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah berbasis potensi kelautan. Sebagai provinsi kepulauan, sektor maritim dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly Claudya Simatauw, S.Pi, menegaskan bahwa wilayah Maluku yang didominasi oleh perairan memiliki kekayaan sumber daya alam laut yang sangat melimpah, mulai dari sektor perikanan tangkap, budidaya, hingga pariwisata bahari.
"Momentum Hari Maritim Nasional ini harus mendorong optimalisasi pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir dan para nelayan lokal kita," ujar Henly Claudya Simatauw kepada RRI di Ambon, Kamis, 20 Agustus 2026.
Selain pengelolaan hasil laut, Henly menyoroti pentingnya penguatan konektivitas antar-pulau melalui sarana transportasi laut yang memadai. Infrastruktur pelabuhan yang solid serta armada pelayaran yang andal dinilai sangat diperlukan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik dan menekan ketimpangan harga antarwilayah di Kepulauan Maluku.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian ekosistem laut melalui langkah-langkah preventif, seperti penanganan sampah plastik di perairan, pencegahan overfishing, serta perlindungan terumbu karang melalui sinergi antara pemerintah, komunitas lokal, dan akademisi.
Lebih lanjut, Kadis Perikanan Kota Ambon ini menekankan dorongan strategis terkait regulasi kewenangan daerah kepulauan.
"Melalui peringatan Hari Maritim Nasional ini, kita mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan serta mengembalikan kewenangan kedaulatan kelautan bagi pemerintah kabupaten/kota yang selama ini terbatas," tegas Henly.
Dengan adanya penguatan regulasi dan sinergi antar-pemangku kepentingan, seluruh pihak di Ambon dan Maluku diharapkan dapat mengubah tantangan geografis wilayah kepulauan menjadi peluang pertumbuhan ekonomi yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....