Seorang Nelayan Rutong Hilang, Tim SAR Lanjutkan Pencarian
- 18 Agt 2026 19:38 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Tim SAR gabungan hingga Selasa (18/8/2026) masih melakukan pencarian terhadap seorang nelayan, Arien Maspaitella (25), warga Desa Rutong, Kota Ambon. Dia diduga tenggelam setelah perahu yang ditumpanginya terbalik di perairan pesisir Pantai Desa Hutumuri, Senin (17/8/2026).
Arien diketahui pergi melaut bersama dua rekannya untuk mencari ikan. Namun, sekitar pukul 19.00 WIT, perahu yang mereka gunakan terbalik akibat kondisi gelombang yang tinggi.
Dalam kejadian ini, dua nelayan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara Arien hingga kini belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan operasi pencarian terhadap korban terus dilakukan dengan melibatkan personel SAR gabungan.
"Tiga orang nelayan pergi mencari ikan di perairan pesisir Pantai Desa Hutumuri pada pukul 19.00 WIT. Karena gelombang tinggi, perahu mengalami terbalik. Dua orang telah ditemukan selamat, sedangkan satu orang temannya atas nama Arien Maspaitella, 25 tahun, laki-laki, belum ditemukan," ujar Arafah saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).
Menurut Arafah, informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima dari Sekretaris Desa Rutong, Menli Talahatu. Setelah menerima laporan, Basarnas Ambon langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian.
Operasi SAR melibatkan empat personel Rescuer Kantor SAR Ambon, dua personel Polsek Leitimur Selatan, satu personel BPBD Kota Ambon, serta sekitar 20 warga masyarakat. Tim SAR juga mengerahkan satu unit truk personel, satu unit rubber boat dan sejumlah peralatan SAR pendukung lainnya.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi sekitar pukul 06.30 WIT. Tim SAR gabungan bergerak menggunakan rubber boat menuju area pencarian yang telah ditentukan. Lokasi kejadian berada sekitar 300 meter dari pesisir Pantai Desa Hutumuri. Jarak dari Kantor SAR Ambon ke lokasi kejadian sekitar 30,95 kilometer melalui jalur darat.
Dalam operasi pencarian, kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan angin tenggara berkecepatan 13 hingga 34 knot dan tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter. Arafah mengatakan, keluarga dan masyarakat setempat sebelumnya juga telah melakukan pencarian secara mandiri.
Namun, karena korban belum ditemukan, pihak keluarga kemudian meminta bantuan kepada Basarnas. "Keluarga dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian, namun sampai saat ini korban belum ditemukan. Selanjutnya meminta bantuan SAR," ujar Arafah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....