Kalah Adu Penalti, Putra Awal Tersingkir dari Soekarno Cup

  • 18 Mei 2026 20:55 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Pertandingan sengit tersaji dalam Partai quarter final Soekarno Cup Zona I Pulau Ambon-Lease saat tim SSB Putra Awal harus mengakhiri perjuangannya setelah kalah dramatis dari Kabarezy FC melalui babak adu penalti. Laga yang berlangsung penuh tensi di lapangan Kodaeral IX Halong Ambon, Senin, 18 Mei 2026 itu memperlihatkan semangat juang tinggi dari kedua tim.

Sejak peluit dibunyikan wasit Anthony B. Sarimole, anak-anak Kabarezy FC langsung menampilkan permainan menekan. Mereka mengambil penguasaan bola. Meski lebih dominan, anak asuh dari Jemy Rengur tidak bisa menciptakan gol. Serangan yang dibangun selalu berhasil dipatahkan barisan belakang Putra Awal yang dikomandai Rian Kalauw. Skor kacamata menutup akhir babak pertama

Pada paruh kedua, pemain SSB Putra Awal mencoba menerapkan skema serangan balik cepat dengan memanfaatkan transisi sektor kanan Kabarezy FC yang kerap ditinggalkan pemainnya. Hanya saja, terobasan dari pemain sayap Putra Awal, Jidan Aan Mewar belum berhasil menggetarkan jaring Kabarezy FC yang dikawal Arsan Junawan.

Hingga dua menit penambahan waktu normal berakhir, skor dari laga penuh tensi itu tidak berubah sehingga dilanjutkan lewat drama adu penalti. Penalti pertama diambil tim Kabarezy FC. Ar Samual yang maju sebagai eksekutor pertama berhasil melesatkan bola dan tidak mampu dibendung kiper Putra Awal.

Sementara penendang pertama Putra Awal harus menahan malu setelah bola yang disodorkan ke sisi kiri gawang berhasil ditepis kiper Kabarezy FC.

Dari lima penendang penalti, empat penendang Kabarezy mampu menjebol gawang sementara tiga penendang SSB Putra Awal gagal mengeksekusi. Hasil tersebut membuat SSB Putra Awal tersingkir dari turnamen antar kampung Soekarno Cup-17. Sementara Kabarezy FC dinyatakan lolos dan berhak mendapatkan satu tiket menuju babak semi final.

Usai pertandingan, salah satu pecinta sepak bola di Maluku, Rahmat Tutupoho memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya Turnamen Liga Antar Kampung Soekarno Cup U-17 yang berlangsung di secara serentak di Zona Pulau Ambon & Pulau Lease, Zona Kota Masohi & Seram Selatan, Zona Kabupaten SBT & Seram Utara dan Zona Kabuopaten Seram Bagian Barat.

Turnamen yang diselenggarakan PDI Perjuangan Provinsi Maluku tahun 2026 disebut sebagai peluang penting untuk mengorbitkan talenta sepak bola dari Maluku ke kancah nasional maupun internasional.

"Kita harus sepakat bahwa, saat ini di Maluku kompetisi resmi yang diselenggarakan dengan perangkat dan pengawasan PSSI sangat minim. Penyelenggaran Soekarno Cup Liga Antar Kampung U-17 menjadi momentum penting atau titik balik bagi talenta muda agar bisa menjaga asa menuju atmosfir sepak bola nasional," kata Rahmat yang juga eks pemain PPLP Maluku itu

Rahmat yang pernah merumput bersama Nusa Ina FC U-18 tahun 2013-2014 itu menyebut, Soekarno Cup memicu kebangkitan sepak bola usia dini di Maluku. Sebab Maluku memiliki basis pesepakbola berkualitas yang tersebar di seluruh kampung.

"Saya melihat Soekarno Cup akan menjadi pemicu kebangkita sepak bola usia dini di Maluku. Maluku, memiliki basis pesepakbola berkualitas yang tersebar di hampir seluruh kampung," katanya mengakui.

Menurutrnya, kurangnya kompetisi berjenjang dan rutin menjadi tantangan fundamental dalam mengortbitkan talenta muda ke level nasional. Dengan hadirnya turnamen Soekarno Cup yang diprakarsasi PDI Perjuangan akan menjadi bahan bakar bakar untuk generasi muda Maluku menunjukkan bakat dan potensi menuju kejuaraan nasional.

"Kita tidak berhenti untuk glorifikasi masalalu, tetapi tanggung jawab kita adalah menjaga setiap generasi untuk terus mendapat tempat dan menit bermain serta mengisi seat pemain di ruang ganti timnas. Ini adalah tradisi yang mulai hilang di Maluku. Dengan kompetisi ini, para talenta muda akan menemuka ruang aktual atas bakat dan potensi mereka," ucapnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....