Kesalahpahaman Oknum TNI-Polri di Polsek Kairatu Berakhir Damai

  • 15 Mei 2026 17:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pihak Kodim dan Polres Seram Bagian Barat (SBB) bergerak cepat melakukan mediasi serta klarifikasi terkait insiden kesalahpahaman yang sempat terjadi di Mapolsek Kairatu pada Rabu 13 Mei 2026 lalu, antara oknum anggota Polsek Kairatu Aipda. Marten Tahalele dan oknum anggota TNI AD Serda Marten Taniwel. Langkah taktis ini diambil untuk memastikan sinergisitas antara TNI dan Polri di wilayah Seram Bagian Barat tetap berdiri kokoh tanpa sekat.

Dandim 1513/SBB, Letkol Arh Jaka Putra Dinda telah mengambil keterangan langsung dari anggotanya guna meluruskan duduk perkara secara transparan. Hasil pendalaman memastikan bahwa adu mulut tersebut murni merupakan kesalahpahaman personal dan tidak melibatkan sentimen antarinstansi.

Seluruh jajaran prajurit kini dihimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Letkol Jaka menegaskan bahwa koordinasi di lapangan harus tetap harmonis demi menjaga marwah institusi dan keamanan wilayah.

Sementara itu, Wakapolres SBB Kompol Beni Kurniawan menyatakan fokus saat ini adalah menangkap oknum masyarakat yang menjadi pemicu awal keributan. Identitas para pelaku pemukulan telah dikantongi dan tim gabungan sedang melakukan pengejaran intensif di lapangan.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Hukum akan ditegakkan secara tegas terhadap siapa pun yang mencoba memicu ketidakstabilan di tengah masyarakat," ujarnya secara tegas.

Melalui pertemuan ini tambahnya, perselisihan yang terjadi dinyatakan selesai sepenuhnya dan kedua belah pihak telah kembali bersatu. TNI dan Polri berkomitmen penuh untuk terus menjaga soliditas demi menjamin keamanan di wilayah Kairatu dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....