Tim Cek Fakta Mafindo Maluku Aktif Telusuri Hoaks

  • 11 Apr 2026 18:05 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon — Aktivitas tim cek fakta Mafindo Maluku terus diperkuat seiring tingginya arus informasi di media sosial. Dalam siniar Keker RRI Ambon bersama M. Sahril Salamena, diungkapkan bahwa platform seperti Facebook, WhatsApp, dan TikTok menjadi kanal utama penyebaran informasi di wilayah Maluku.

Sahril menjelaskan, dominasi penggunaan media sosial tersebut membuat potensi penyebaran hoaks juga semakin besar. Oleh karena itu, tim cek fakta Mafindo Maluku bergerak cepat setiap kali ditemukan informasi yang simpang siur di ruang digital.

“Ketika ada informasi yang diragukan kebenarannya, tim langsung melakukan penelusuran dan verifikasi kepada pihak terkait untuk memastikan apakah informasi itu benar atau hoaks,” ucap Sahril

Tidak hanya berhenti pada proses verifikasi, tim juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pembuat konten. Mereka diingatkan agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama jika sumbernya tidak jelas. Dalam beberapa kasus, kreator bahkan diminta untuk menurunkan (takedown) konten yang terbukti menyesatkan.

Di Maluku, isu SARA masih menjadi salah satu topik sensitif yang kerap memicu penyebaran informasi tidak akurat. Menanggapi hal ini, tim cek fakta Mafindo mengambil langkah proaktif dengan meminta pihak yang terlibat untuk segera membuat klarifikasi guna meredam potensi konflik.

Selain itu, dalam kasus yang berpotensi berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Mafindo turut hadir memberikan pendampingan. Meski tidak terlibat dalam aspek hukum, pendampingan tersebut difokuskan pada upaya klarifikasi dan penyelesaian masalah secara edukatif.

Melalui berbagai langkah tersebut, Mafindo Maluku berharap dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....