TNI Ikut Tertibkan Pasar Mardika, Pedagang: Kami Hanya Cari Makan!
- 04 Jun 2026 20:59 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kericuhan antara pedagang dengan petugas Satpol PP dan aparat TNI terjadi di Pasar Mardika Ambon, Kamis (4/6/2026). Kericuhan mulai terjadi setelah petugas berusaha menertibkan para pedagang yang berjualan di sepanjang jalan di sekitar gedung Pasar Mardika.
Diduga penertiban itu dilakukan karena sebagin pedagang memilih berjualan di luar gedung pasar. Dalam penertiban itu, petugas menyita lapak para pedagang yang dijadikan tempat menaruh barang dagangan lalu dimasukan ke dalam truk.
Aksi petugas itu lantas ditentang para pedagang hingga akhirnya terjadilah kericuhan. Para pedagang yang emosi ikut melempari petugas Satpol PP dan anggota TNI dengan buah dan sayuran.
“Kami hanya cari makan namun kami diperlakukan seperti ini,” kata para pedagang, sebagaimana beredar video yang viral di media sosial (Facebook).
Menurut para pedagang, aksi penertiban yang dilakukan tersebut sangat tidak manusiawi karena tanpa permisi petugas yang datang langsung mengangkat dagangan mereka. Selanjutnya tempat dagangan pedagang dimasukkan ke dalam truk.
“Mereka tidak kasih waktu untuk kita lagi, mereka datang langsung beraksi, ini sangat keterlaluan,” kata pedagang.
Kericuhan antara pedagang dan aparat di Pasar Mardika ini pun viral setelah sejumlah video yang memperlihatkan suasana ricuh antara pedagang dan petugas beredar luas di berbagai platfrom media sosial.
Dalam video yang dilihat, tampak para pedagang yang kebanyakan ibu-ibu menyampaikan protes dengan nada tinggi sambil berusaha menghalangi petugas yang sedang melakukan penertiban. Sejumlah pedagang yang marah juga terlibat perang mulut dengan petugas hingga terlibat aksi saling dorong.
Sementara di video lain, tampak seorang anggota TNI berjoget ria saat sejumlah lapak pedagang sedang terbakar. Video lain juga menunjukkan seorang pedagang yang melakukan protes sempat diamankan dan dibawa oleh Anggota TNI, namun para pedagang yang menyadari rekan mereka sedang ditahan langsung bereaksi dengan mengejar rekan mereka untuk berusaha membebaskannya.
Terkait keterlibatan TNI dalam penertiban pedagang di Pasar Mardika yang viral tersebut, Kepala Penerangan Kodam XV Pattimura, Kolonel Adi Suastika buka suara. Menurutnya, pelibatan pihak TNI dalam penertiban tersebut atas permintaan dari Pemerintah Provinsi Maluku, lewat Dinas Perindag Maluku.
"Kegiatan itu benar, memang ada. kita diminta perbantuan oleh Pemda Pemprov (Pemprov Maluku). Itu gabungan juga kan, ada Satpol PP, ada juga Disperindag," kata Kolonel Adi via selular.
"Kegiatan itu dilakukan secara humanis, cuman suasana pasar mungkin seperti apa iya kan, ada cekcok, adu mulut atau bagimana kan, manusiawi," ucapnya.
"Tapi, dari pihak kita yang saya cek, belum ada yang melakukan tindakan atau sampai ke kekerasan. Perintah pimpinan jelas, laksanakan dengan penuh humanis," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....