Waspada Cuaca Ekstrem di Masa Pancaroba, BMKG Imbau Masyarakat Siaga
- 02 Apr 2026 06:49 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Memasuki masa pancaroba, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui saluran resminya mengingatkan bahwa kondisi atmosfer saat ini sedang bergolak, sehingga perubahan cuaca bisa berlangsung sangat cepat.
Belakangan ini, banyak orang merasakan sendiri bagaimana pagi hari dimulai dengan cerah bahkan terik menyengat. Namun menjelang siang hingga sore, langit tiba-tiba berubah gelap diiringi hujan lebat yang kerap disertai petir dan angin kencang. Menurut informasi yang dilansir dari saluran BMKG, fenomena ini terjadi akibat terbentuknya awan Cumulonimbus atau awan raksasa yang tumbuh lebih cepat dari biasanya.
Awan Cumulonimbus inilah yang menjadi pemicu utama berbagai kejadian cuaca ekstrem. Tidak hanya angin kencang dan petir, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan es serta puting beliung yang kerap muncul saat pancaroba.
BMKG membagikan sejumlah ciri yang dapat dikenali ketika cuaca sedang dalam kondisi tidak stabil. Pada pagi hari, udara terasa panas terik. Memasuki siang, mulai tampak awan gelap pekat yang menjulang tinggi. Hujan lebat biasanya turun pada sore atau malam hari, bahkan tak jarang berlanjut hingga dini hari. Petir menyambar umumnya terjadi di awal hujan setelah sebelumnya panas terik berlangsung cukup lama.
Waktu yang paling rawan terjadi badai adalah saat suhu mencapai puncaknya, yakni dari siang hingga sore hari. BMKG mengimbau masyarakat untuk segera mencari perlindungan di bangunan yang kokoh apabila melihat langit mulai gelap dan angin bertiup kencang. Hindari berlindung di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan semi permanen yang rawan roboh.
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bahaya ini. Masyarakat disarankan untuk rutin memeriksa prakiraan cuaca dari BMKG dan tetap siaga setiap saat. Langkah sederhana seperti memastikan kondisi rumah, menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai angin kencang, serta menyiapkan perlengkapan darurat dapat membantu mengurangi risiko.
Dengan memahami karakteristik cuaca di masa pancaroba, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem yang datang secara tiba-tiba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....