Antrean BBM di Ambon Masih Mengular, Warga Ragukan Jaminan Stok Aman Pemerintah
- 31 Mar 2026 11:15 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Fenomena antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) masih terus menghiasi seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ambon hingga Selasa, 31 Maret 2026. Di SPBU Pantai Losari yang terletak di depan Pelabuhan Yos Sudarso, antrean kendaraan terpantau mengular hingga ke kawasan Pasar Mardika dan Pasar Lama.
Kondisi ini menyebabkan kemacetan di beberapa titik vital serta memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi kelangkaan BBM dalam beberapa waktu ke depan. Para pembeli nekat mengantre berjam-jam di bawah terik matahari demi mendapatkan BBM.
Merlin, salah seorang pengendara sepeda motor, mengaku telah menghabiskan waktu lebih dari satu jam hanya untuk mendekati area pompa pengisian. Meski Pemerintah Kota Ambon telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai keamanan stok, Merlin mengaku sulit untuk tidak merasa cemas.
Ia menyebutkan bahwa isu global terkait penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang beredar luas di media sosial menjadi pemicu keraguan warga, sehingga banyak yang memilih untuk segera mengisi tangki kendaraan mereka secara penuh. "Kalau lihat informasi di medsos kan Selat Hormuz masih ditutup oleh Iran, jadi wajar kalau katong (kita) ragu-ragu to," katanya.
Keluhan senada juga disampaikan oleh Jandri, seorang driver transportasi online Maxim. Ia mengaku sudah mendatangi SPBU sejak pagi buta guna menghindari antrean, namun kenyataannya ratusan kendaraan lain sudah lebih dulu memadati lokasi. "Dari pagi sekali ke SPBU, eh ternyata sudah banyak yang antre," ucapnya.
Bagi para pekerja sektor transportasi, kondisi ini dinilai sangat merugikan karena waktu produktif mereka habis tersita dalam antrean panjang. Ketidakpastian informasi di lapangan membuat ritme kerja harian mereka menjadi terganggu
| Baca juga: Harga Ikan Naik, Warga Ambon Mulai Resah |
Menanggapi kepanikan warga, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, melakukan tinjauan langsung ke SPBU Pohon Pule bersama jajaran Forkopimda dan pihak Pertamina. Melalui pernyataan resminya, Bodewin menegaskan bahwa stok BBM di Kota Ambon saat ini dalam kondisi aman dan tidak terjadi kelangkaan sebagaimana yang dikhawatirkan.
Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang justru dapat memperburuk situasi di lapangan. Pemerintah Kota Ambon mengimbau warga agar tetap tenang dan hanya mempercayai informasi dari sumber resmi serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
Pengawasan di setiap SPBU akan terus ditingkatkan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran. Dengan adanya jaminan dari otoritas terkait, diharapkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kota Manise dapat kembali normal tanpa bayang-bayang kekhawatiran akan krisis energi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....