KKP Survei 150 Lokasi di Maluku untuk Program Kampung Nelayan Merah Putih 2026

  • 13 Mar 2026 04:34 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mulai melakukan survei kesiapan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Maluku untuk tahun 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari usulan ratusan lokasi yang diajukan oleh pemerintah daerah setempat.

Dirjen Perikanan Tangkap menjelaskan bahwa program gagasan Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk memodernisasi peralatan nelayan dan memperbaiki infrastruktur pendukung di kawasan pesisir. Maluku dinilai sebagai daerah strategis karena memiliki potensi kelautan yang sangat melimpah.

“Untuk tahun 2026, kami telah menerima lebih dari seratus usulan lokasi dari Maluku. Jika hasil survei menunjukkan lokasi tersebut memenuhi kriteria, peluang untuk dibangun akan semakin besar,” ungkap Dirjen saat sosialisasi di Ambon pada Rabu, 11 Maret 2026.

Menariknya, pengelolaan operasional Kampung Nelayan Merah Putih nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing daerah. Pola ini diterapkan agar pembangunan berbasis masyarakat tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya dari, oleh, dan untuk masyarakat nelayan.

Pihak KKP memberikan apresiasi kepada Pemprov Maluku atas suksesnya proyek percontohan di Kota Tual dan Kabupaten Buru sebelumnya. Jika target hingga 150 lokasi terpenuhi, Maluku berpotensi menjadi sentra pertumbuhan ekonomi perikanan terbesar di wilayah timur Indonesia

Rekomendasi Berita