Pengembangan Ekonomi Kreatif Butuh Pendekatan Multidimensional
- 13 Mar 2026 01:11 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pengembangan ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di era berbasis pengetahuan. Sektor ini tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi lebih menitikberatkan pada kreativitas, inovasi, serta pemanfaatan budaya sebagai sumber nilai ekonomi baru.
Pengamat ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata Harry Waluyo menjelaskan bahwa ekonomi kreatif telah berkembang pesat dalam dua dekade terakhir dan menjadi motor pertumbuhan di berbagai negara. Ia menilai sektor ini mampu menciptakan nilai tambah tinggi sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat.
Dalam kajiannya, Harry menyebut, “Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat dalam dua dekade terakhir dan menjadi motor pertumbuhan baru di berbagai negara.” Menurutnya, perkembangan ini tidak lepas dari meningkatnya peran ide, kreativitas, dan teknologi dalam proses produksi ekonomi modern.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan dukungan kebijakan yang kuat dari pemerintah. Kebijakan tersebut mencakup berbagai aspek seperti insentif ekonomi, kemudahan perizinan usaha, penguatan teknologi digital, hingga perlindungan terhadap kekayaan intelektual para pelaku kreatif.
“Ekonomi kreatif tidak dapat berkembang secara optimal tanpa dukungan kebijakan pemerintah yang terintegrasi,” ujarnya. Karena itu, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas kreatif, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Selain kebijakan, ekonomi kreatif juga dipengaruhi oleh kekuatan budaya dan sejarah suatu daerah. Warisan budaya, keragaman etnis, serta tradisi lokal menjadi sumber inspirasi bagi berbagai produk kreatif seperti seni pertunjukan, desain, kuliner, hingga arsitektur. Di era digital, kekayaan budaya tersebut bahkan dapat dikembangkan menjadi konten kreatif yang memiliki nilai ekonomi global.
Pada akhirnya, Harry menyimpulkan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. “Ekonomi kreatif merupakan sektor strategis yang memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.” Dengan potensi budaya yang besar, Indonesia dinilai memiliki peluang kuat menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi sekaligus pelestarian budaya.