Cara Alami Atasi Mual, Aman dan Mudah

  • 23 Feb 2026 21:38 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Rasa mual bisa muncul tiba-tiba dan membuat aktivitas harian terasa berat. Perut terasa tidak nyaman, kepala sedikit pening, dan tubuh seperti memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Kondisi ini dapat dipicu banyak hal, mulai dari makanan yang tidak cocok, efek samping obat, hingga stres berlebihan. Dalam banyak kasus, mual memang tidak berbahaya, tetapi tetap perlu ditangani agar tidak mengganggu produktivitas.

Menurut dokter spesialis gastroenterologi dari Gastroenterology Associates of New Jersey, Andrew Boxer, mual berkaitan erat dengan kerja otak. Ia menjelaskan bahwa area postrema, bagian otak yang mendeteksi racun dalam darah, juga berperan dalam mengontrol muntah. Ketika bagian ini teraktivasi oleh makanan tertentu, obat-obatan, atau kondisi kesehatan, sensasi mual pun muncul. Penjelasan ini menunjukkan bahwa mual bukan sekadar gangguan lambung, melainkan respons kompleks antara otak dan sistem pencernaan.

Salah satu cara alami yang dapat dicoba untuk meredakan mual adalah mengonsumsi jahe. Jahe telah digunakan sejak lama sebagai bahan herbal untuk mengatasi gangguan pencernaan. Kandungan gingerol dan shogaol di dalamnya membantu memperlancar pergerakan makanan di saluran cerna sehingga rasa mual berkurang. Jahe bisa dikonsumsi dalam bentuk teh hangat, campuran sup, atau suplemen, meski penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.

Selain jahe, teknik akupresur juga dipercaya membantu meredakan mual. Metode ini dilakukan dengan memberikan tekanan pada titik tertentu di tubuh, khususnya di bagian dalam pergelangan tangan. Titik tersebut berada sekitar tiga jari dari lipatan pergelangan tangan, di antara dua tendon besar. Dengan menekan area ini selama beberapa detik, otot lambung dapat lebih rileks dan aliran darah menjadi lebih lancar.

Peppermint juga dikenal memiliki efek menenangkan pada sistem saraf dan saluran pencernaan. Konsumsi teh peppermint hangat dapat membantu meredakan kram lambung serta mengurangi sensasi tidak nyaman. Namun, penggunaan minyak peppermint secara oral perlu hati-hati karena pada sebagian orang dapat memicu heartburn. Oleh sebab itu, konsultasi dengan tenaga medis tetap dianjurkan sebelum mengonsumsi suplemen secara rutin.

Menjaga pola makan dan hidrasi juga menjadi langkah penting dalam mengatasi mual. Perut yang kosong terlalu lama dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperparah rasa mual. Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering membantu menjaga keseimbangan lambung. Selain itu, mencukupi asupan cairan melalui air putih, kaldu bening, atau teh herbal hangat dapat mencegah dehidrasi yang memperburuk kondisi.

Tak kalah penting, mengelola stres dan kecemasan juga berperan besar dalam meredakan mual. Stres dapat memicu reaksi pada sistem saraf yang berdampak langsung pada pencernaan. Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi ringan, atau berjalan santai dapat membantu menenangkan tubuh. Meski sering kali bisa diatasi secara alami, mual yang berlangsung lama atau disertai gejala berat tetap memerlukan pemeriksaan medis untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....