Kurikulum Lingkungan PAUD Sadar Lingkungan: Dari Sampah Jadi Bernilai
- 05 Mei 2026 14:05 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – PAUD Sadar Lingkungan di Negeri Laha, Kota Ambon, menghadirkan pendekatan pembelajaran yang berbeda melalui kurikulum berbasis lingkungan. Dalam proses belajar mengajar, anak-anak tidak hanya dikenalkan pada pendidikan dasar, tetapi juga dibekali keterampilan mengelola sampah sejak usia dini.
Di sekolah ini, siswa diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik sebagai langkah awal memahami pentingnya menjaga lingkungan. Sampah-sampah tersebut kemudian tidak dibuang begitu saja, melainkan diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Salah satu praktik yang diterapkan adalah pembuatan ecobrick, yakni teknik mengolah sampah plastik menjadi bahan bangunan ramah lingkungan dengan cara memasukkan plastik ke dalam botol hingga padat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran rutin yang melibatkan siswa secara langsung.
Nilci Sainyakit, guru PAUD Sadar Lingkungan yang juga memiliki sertifikasi bertaraf internasional di bidang ecobrick, menegaskan bahwa sampah sejatinya memiliki potensi besar jika dikelola dengan tepat. “Sampah itu memang tidak bernilai, tapi kalau diolah dengan baik dan kita tahu valuenya, bisa menjadi barang yang sangat berguna bahkan bernilai jual tinggi,” ungkapnya.
Hasil dari ecobrick yang dibuat para siswa kemudian dimanfaatkan menjadi berbagai produk, salah satunya sofa. Hingga saat ini, PAUD Sadar Lingkungan telah berhasil menjual dua set sofa berbahan ecobrick dengan harga mencapai Rp5 juta per set.
Selain ecobrick, anak-anak juga dikenalkan pada teknik ecoprinting, yaitu memanfaatkan daun dan bahan alami lainnya untuk menciptakan motif pada kain. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga memperkenalkan konsep pemanfaatan bahan alami yang ramah lingkungan.
Melalui kurikulum ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Mereka tumbuh dengan kesadaran bahwa sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Pendekatan ini menjadikan PAUD Sadar Lingkungan sebagai contoh nyata bagaimana pendidikan dapat berperan dalam membangun generasi yang kreatif, mandiri, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....