Hari Kanker Anak Serukan Akses Pengobatan

  • 14 Feb 2026 18:59 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Setiap tanggal 15 Februari, dunia memperingati Hari Kanker Anak Internasional sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker pada anak sekaligus memberikan dukungan kepada para pejuang kecil dan keluarganya. Peringatan ini menjadi ajang solidaritas global untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan akses pengobatan yang merata.

Melansir dari laman National Today, Hari Kanker Anak Internasional pertama kali diprakarsai pada tahun 2002 oleh Childhood Cancer International (CCI), sebuah jaringan global yang beranggotakan organisasi orang tua dan pendukung anak dengan kanker dari berbagai negara. Sejak saat itu, peringatan ini terus berkembang dan diikuti oleh lebih dari 90 negara di seluruh dunia.

Tujuan utama dari peringatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa kanker pada anak dapat diobati dan disembuhkan jika terdeteksi sejak dini dan ditangani secara tepat. Selain itu, kampanye ini juga mendorong pemerintah dan pemangku kebijakan untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih inklusif dan berkualitas bagi anak-anak penderita kanker.

Secara global, kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak. Setiap tahunnya, ratusan ribu kasus baru terdiagnosis, dengan tingkat kelangsungan hidup yang berbeda-beda di setiap negara. Di negara berpenghasilan rendah dan menengah, tantangan seperti keterbatasan fasilitas kesehatan, kurangnya tenaga medis spesialis, serta biaya pengobatan yang tinggi masih menjadi hambatan utama.

Berbagai kegiatan dilakukan untuk memperingati Hari Kanker Anak Internasional, mulai dari kampanye edukasi, seminar kesehatan, penggalangan dana, hingga aksi sosial di rumah sakit dan sekolah. Simbol pita emas sering digunakan sebagai lambang kepedulian terhadap perjuangan anak-anak melawan kanker.

Setiap tahunnya, kampanye global yang diusung juga memiliki tema khusus yang menyoroti isu tertentu, seperti pentingnya kesetaraan akses pengobatan dan peningkatan kualitas perawatan. Melalui peringatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya bersama menekan angka kematian akibat kanker pada anak dan memberikan harapan hidup yang lebih baik bagi generasi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....