Masih Ada 500 Ribu Penerima Manfaat MBG yang Belum Terlayani di Maluku
- 03 Okt 2026 09:15 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Cakupan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Maluku saat ini baru mencapai sekitar 31 persen. Dari sekitar 770 ribu sasaran penerima manfaat, baru sekitar 226 ribu orang yang telah mendapatkan layanan melalui 105 SPPG.
Data tersebut disampaikan Sekretaris Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN, Rufriyanto Maulana Yusuf disela-sela kegiatan aktivasi serentak 480 SPPG wilayah Indonesia Timur pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan yang digelar secara hybrid ini dipusatkan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dan diikuti sejumlah daerah, termasuk Maluku.
Menurut Maulana, masih terdapat sekitar 500 ribu penerima manfaat di Maluku yang belum terlayani program MBG. Karena itu, BGN secara bertahap mengoperasionalkan 20 SPPG tambahan untuk memperluas jangkauan pelayanan.

Tambahan 20 SPPG tersebut diproyeksikan melayani sekitar 26 ribu penerima manfaat. Jika berjalan sesuai rencana, cakupan penerima manfaat MBG di Maluku dapat meningkat dari sekitar 31 persen menjadi sekitar 34 persen.
Asisten I Setda Maluku Faradilla Attamimi mengatakan perluasan layanan menjadi penting karena persoalan kecukupan gizi masih menjadi tantangan di Maluku. Ia menyebut tingkat ketidakcukupan gizi keluarga di Maluku mencapai 30,5 persen dan angka stunting berada di atas 28 persen.
Faradilla juga menekankan pentingnya melihat manfaat MBG dari kondisi masyarakat di wilayah 3T. Menurutnya, kebutuhan terhadap layanan makanan bergizi dapat berbeda antara masyarakat perkotaan dan keluarga yang berada di wilayah terpencil dengan akses pangan yang lebih terbatas.
Pemprov Maluku berharap aktivasi SPPG baru dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas layanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mendukung pelaksanaan program sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....