Pembinaan Kemandirian Hadirkan Senyum Ceria Warga Binaan Terima Premi

  • 09 Sep 2026 22:24 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Suasana penuh rasa syukur warnai aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, Rabu 9 September 2026. Melalui program pembinaan kemandirian yang terus dijalankan, Lapas Wahai salurkan premi atau upah hasil kerja kepada Warga Binaan yang terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pertanian.

Penyaluran premi tersebut jadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam Lapas tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga beri hasil nyata yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun membantu keluarga di luar.

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, menyampaikan bahwa pemberian premi merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan kedisiplinan para Warga Binaan selama mengikuti program keterampilan.

“Pemberian premi ini merupakan hak bagi Warga Binaan yang telah bekerja dalam mendukung ketahanan pangan melalui panen usaha tani jagung, kangkung, petasi dan cabai. Kami ingin memastikan bahwa setiap keringat dan usaha mereka dihargai secara layak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar La Joi.

Rasa bahagia dan haru terpancar dari raut wajah salah satu penerima premi, Warga Binaan WK. Ia mengaku hasil yang diterima jadi motivasi untuk terus berbenah dan mengasah diri selama menjalani masa pidana.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lapas Wahai. Bagi saya, premi ini bukan sekadar uang, melainkan bukti bahwa kami disini tetap bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Ini jadi tabungan dan modal semangat buat saya ketika bebas nanti,” ungkap WK.

Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengapresiasi kinerja jajaran pembinaan serta ketekunan para Warga Binaan. Ia menegaskan bahwa program kemandirian akan terus dikembangkan agar Pemasyarakatan memberi dampak positif bagi pembentukan karakter dan masa depan Warga Binaan.

“'September Ceria’ ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa tembok penjara bukan penghalang untuk tetap produktif. Pembinaan kemandirian di Lapas Wahai dirancang agar Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang siap pakai. Semoga premi yang diterima mereka bertiga dapat memberi manfaat nyata dan menjadi pemicu semangat bagi Warga Binaan lainnya untuk turut berdayaguna mendukung program pemerintah,” tegas Tersih.

Melalui penyerahan premi secara berkelanjutan, Lapas Wahai berkomitmen jalankan fungsi Pemasyarakatan yang humanis sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi Warga Binaan sebagai bekal dalam menata masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....