BMKG: Sebagian Maluku Masuk Kategori "Sangat Mudah" Terbakar, Warga Diminta Waspada
- 15 Sep 2026 10:57 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk wilayah Provinsi Maluku. Berdasarkan rilis Sistem Peringatan Kebakaran Hutan dan Lahan (SPARTAN) yang dikeluarkan Selasa (15/9/2026), kondisi bahan bakar di lapisan atas permukaan tanah di sejumlah titik dilaporkan berada pada level "Sangat Mudah" (Very High) terbakar.
Dalam dokumen bernomor ACWM-PTM-14 tersebut, indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) menunjukkan bahwa bahan-bahan ringan seperti dedaunan kering, humus permukaan, dan alang-alang di kedalaman 1-2 cm memiliki tingkat kekeringan yang tinggi. Meski secara umum wilayah Maluku bervariasi dari kategori Aman (Low) hingga Sangat Mudah, peta spasial yang dirilis menunjukkan area merah, kode untuk potensi terbakar sangat tinggi tersebar di beberapa kabupaten.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan, untuk tidak melakukan pembakaran yang tidak terkendali," BMKG Pattimura Ambon dalam keterangan tertulisnya.
Peringatan ini tidak hanya melihat kondisi permukaan. Indeks Duff Moisture Code (DMC) yang mengukur kekeringan lapisan tanah menengah (5-10 cm) juga menunjukkan kategori Tidak Mudah (Moderate) hingga Sangat Mudah (Very High). Artinya, api yang muncul di permukaan berpotensi menjalar ke bawah permukaan tanah dan membakar bahan organik yang lebih tebal.
Yang lebih mengkhawatirkan, indeks Initial Spread Index (ISI) menunjukkan tingkat kemudahan penyebaran api berada pada kategori Sedang hingga Sangat Tinggi. BMKG mencatat bahwa nilai ISI meningkat secara eksponensial terhadap kecepatan angin. "Nilai ISI menjadi dua kali lipat setiap kenaikan kecepatan angin sebesar 13 km/jam. Ini sangat berbahaya di area padang rumput atau alang-alang, karena api bisa membentuk head fire atau pola kepala api yang menyebar sangat cepat," jelasnya.
Berdasarkan indeks Fire Weather Index (FWI) yang mengukur intensitas api, wilayah Maluku secara umum berada pada kategori Sedang (Moderate) hingga Sangat Tinggi (Very High). Masyarakat diminta untuk memantau perkembangan cuaca terkini dan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Kehutanan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....