Maluku Lampaui Target Luas Tambah Tanam Padi 2025, Capai 28 Ribu Hektare
- 26 Feb 2026 10:13 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku mencatat capaian positif sektor pertanian pada tahun 2025. Target luas tambah tanam (LTT) padi sebesar 26.000 hektare berhasil dilampaui hingga mencapai 28.000 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Ilham Tauda mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari kontribusi Maluku dalam mendukung swasembada pangan nasional yang ditargetkan pemerintah pada 2025.
“Di tahun 2025 kita diberikan target luas tambah tanam padi kurang lebih 26.000 hektare. Sampai Desember 2025 kita mampu melampaui target tersebut dengan capaian 28.000 hektare, baik padi sawah maupun padi gogo,” ujarnya.
Menurut Ilham, keberhasilan tersebut sejalan dengan program perluasan tambah tanam nasional yang dicanangkan pemerintah pusat. Ia menyebut, swasembada pangan nasional telah dideklarasikan pada awal Januari 2025 sebagai capaian strategis pemerintah.
Ia menambahkan, pembangunan sektor pertanian di Maluku juga selaras dengan arah kebijakan nasional dalam mendukung program prioritas Presiden, termasuk penguatan komoditas pangan strategis seperti padi dan beras.
Selain peningkatan produksi, pengembangan pertanian juga difokuskan pada wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan adalah padi gogo di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya Kecamatan Selaru.
“Di tahun 2025 ditargetkan pengembangan padi gogo di Kepulauan Tanimbar kurang lebih 8.000 hektare. Di Selaru sendiri sudah kita kembangkan hampir mencapai 4.000 hektare,” katanya.
Ia menjelaskan, penanaman padi gogo telah dilakukan sejak akhir tahun lalu, termasuk di Desa Kandar, Kecamatan Selaru. Pemerintah daerah menargetkan panen raya dapat dilakukan pada Maret 2026.
Menurutnya, wilayah tersebut memiliki potensi besar untuk pengembangan pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama di kawasan 3T.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah guna menjaga keberlanjutan produksi serta memperkuat kontribusi Maluku terhadap ketahanan pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....