BBRMP Maluku Dorong Percepatan Tanam Padi & Hilirisasi Perkebunan
- 25 Feb 2026 07:39 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku kembali menorehkan capaian membanggakan di sektor pertanian. Tercatat hingga 23 Februari 2026, realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah dan padi gogo telah mencapai 104,8 persen dari target yang ditetapkan.
Olehnya itu, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong percepatan tanam padi di Maluku. Langkah ini dilakukan guna menjaga capaian LTT tetap optimal sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Pelaksana Tugas Kepala BBRMP Maluku, Gunawan. Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon (BBPPTP), Kardiyono, bersama penyuluh dan penanggung jawab LTT kabupaten/kota.
Plt. Kepala BBRMP Maluku, Gunawan menegaskan kolaborasi perlu diperluas dengan sejumlah pemangku kepentingan strategis. Ia mendorong sinergi dengan Perum Bulog, Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Perhutanan Sosial (BPS), perusahaan pupuk, serta berbagai stakeholder terkait.
“Penguatan sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program tanam,” ujarnya.
Gunawan juga mendorong setiap kabupaten/kota untuk segera menuntaskan proses Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Penyelesaian CPCL dinilai penting agar distribusi benih dapat dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon (BBPPTP), Kardiyono menambahkan peningkatan kapasitas penyuluh pertanian menjadi faktor penting dalam percepatan tanam. Penyuluh di bawah koordinasi Kementerian Pertanian diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas petani.
Tak hanya fokus pada padi, pertemuan tersebut juga menegaskan komitmen untuk mendampingi hilirisasi komoditas unggulan Maluku seperti kelapa, kakao, sagu dan pala. Dengan strategi terpadu dari hulu hingga hilir, Pemerintah Provinsi Maluku optimistis sektor pertanian akan semakin tangguh, produktif, dan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani serta perekonomian daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....