BPJS Kesehatan Jamin Layanan Tetap Optimal Selama Mudik Lebaran

  • 12 Mar 2026 12:32 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon- Tradisi mudik Lebaran tahun ini dipastikan bakal lebih tenang bagi jutaan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). ‎BPJS Kesehatan resmi mengumumkan komitmennya untuk menjaga layanan tetap optimal dan mudah diakses, bahkan saat masyarakat sedang berada di perjalanan menuju kampung halaman.‎

‎Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa momentum libur panjang tidak boleh menghalangi hak masyarakat mendapatkan layanan medis. ‎"Kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan kapan pun dan di mana pun. Masyarakat bisa mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya terjamin," ujar Pujo dalam keterangannya, Senin, 9 Maret 2026.

‎Dikatakan, mulai tanggal 13 hingga 16 Maret 2026, BPJS Kesehatan mendirikan Posko Mudik di 8 titik krusial jalur padat, mulai dari Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, hingga pelabuhan di Makassar. Posko ini siap melayani informasi, konsultasi, hingga bantuan darurat bagi para pemudik.

‎Bagi peserta yang membutuhkan layanan tatap muka, jangan khawatir. Kantor cabang BPJS Kesehatan tetap beroperasi pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

‎Selain itu, kemudahan digital tetap menjadi andalan lewat Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA (08118165165), serta Care Center 165. ‎Lewat kanal ini, peserta bisa cek status keaktifan, pindah faskes, hingga bayar iuran tanpa harus keluar rumah.

‎Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, memberikan kabar melegakan yaitu, peserta JKN tetap bisa berobat ke FKTP (Puskesmas/Klinik) mitra BPJS Kesehatan lain meskipun sedang berada di luar daerah domisili.

"Jika faskes tempat terdaftar tutup atau Anda sedang di luar kota, silakan akses faskes terdekat yang beroperasi. Gunakan fitur Aplicares di aplikasi untuk mencari lokasinya," kata Abdi.

‎BPJS Kesehatan mengimbau seluruh pemudik untuk memastikan kartu JKN dalam kondisi aktif sebelum berangkat. ‎Hal ini penting untuk menghindari kendala administratif saat membutuhkan penanganan medis darurat atau pengobatan rutin penyakit kronis di rumah sakit.

‎Dengan sinergi bersama PERSI, Korlantas Polri, dan instansi terkait, layanan kesehatan selama Lebaran 2026 ini diharapkan menjadi jaring pengaman yang tangguh bagi seluruh pejuang mudik.

Rekomendasi Berita