Hardikda ke-67, Disdik Singkil Tuntut Guru Berinovasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

  • 02 Sep 2026 18:21 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Melalui momentum peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) Ke-67 tahun 2026 diharapkan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial setiap tahunnya, namun khusus untuk wilayah Kabupaten Aceh Singkil harus mampu

menjadi pemicu kebangkitan mutu pendidikan dengan terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi.

Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil, Syam'un Nasution, Rabu, 2 September 2026.

Syam'un Nasution, Plt Kadisdik bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hardikda Ke-67 di UPTD SPF SMP Negeri 1 Singkil, Aceh Singkil, (Foto : Disdik/Dok untuk RRI)

"Kami berharap peringatan Hardikda tahun ini tidak berhenti di lapangan upacara saja, namum harus mampu menjadi energi baru bagi para guru dan kepala sekolah untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi demi meningkatkan mutu pendidikan,"ujar Syam'un.

Kemudian Syam'un menambahkan dalam peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) kali ini, ia juga mengajak kepada seluruh sekolah, Guru dan Kepala sekolah untuk memastikan seluruh anak-anak di Kabupaten Aceh Singkil harus mendapatkan layanan pendidikan yang makin berkualitas, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat Provinsi maupun ke tingkat Nasional.

"Pada intinya kita berharap agar momentum Hardikda ke-67 ini dapat memicu peningkatan mutu pendidikan di Aceh Singkil,"tambahnya.

Selanjutnya Syam'un menjelaskan untuk peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 Tahun 2026, seluruh sekolah di Aceh Singkil jenjang PAUD, SD, hingga SMP secara serentak menggelar upacara.

Sementara untuk memeriahkan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ini, mulai dari Kepala Disdikbud, jajaran Kepala Bidang dan Pengawas Sekolah turun langsung ke berbagai kecamatan untuk bertindak sebagai Inspektur Upacara di sekolah-sekolah.

Hasil amatan dalam pelaksanaan para inspektur upacara membacakan amanat tertulis Gubernur Aceh, yang menekankan Hardikda bukan sekadar seremonial tahunan.

Akan tetapi momentum itu, harus mampu menjadi refleksi untuk menyiapkan generasi yang berakhlak, kreatif, mandiri, dan menguasai teknologi sesuai visi Pemerintah. Yaitu Aceh yang Islami, maju, bermartabat, dan berkelanjutan.

"Masa depan Aceh sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, guru, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat," tegas Syam'un saat membacakan amanat Pidato Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf.

Dalam amanat Gubernur itu, selain mengapresiasi anak-anak Aceh yang terus mengukir prestasi hingga tingkat nasional dan internasional. Gubernur juga menyoroti pentingnya pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah serta pemulihan sarana pendidikan yang terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....