Penyaluran BSR Tahap II, BPBD Subulussalam Minta Warga Terdampak Bencana Bersabar

  • 28 Jul 2026 14:05 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Warga terdampak bencana di Kota Subulussalam diimbau untuk kembali bersabar menanti kelanjutan Bantuan Stimulan Rumah (BSR) Tahap II. Hingga akhir Juli 2026, pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) pascabencana belum dapat melangkah ke tahap berikutnya lantaran progres fisik Tahap I di lapangan baru menyentuh enam puluh persen, Selasa 28 Juli 2026.

Kondisi tersebut masih cukup jauh dari syarat minimal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk pengusulan tahap lanjutan. Penjelasan ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam guna memberikan kepastian informasi kepada masyarakat yang selama ini menantikan kejelasan pemulihan hunian mereka.

BPBD menegaskan bahwa mekanisme pelaksanaan BSR sepenuhnya mengacu pada prosedur dan petunjuk teknis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Berdasarkan regulasi tersebut, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan melompati tahapan sebelum syarat utama dipenuhi.

"Berdasarkan arahan BNPB, pelaksanaan Bantuan Stimulan Rumah Tahap II baru dapat diupayakan setelah capaian pekerjaan Tahap I mencapai sedikitnya 90 persen. Keterlambatan dimulainya Tahap II bukan disebabkan penghentian program, melainkan seluruh tahapan harus berjalan sesuai prosedur pusat," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kota Subulussalam.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menuntaskan seluruh rangkaian pemulihan agar warga yang berhak mendapatkan penanganan secara utuh. Pengawasan di lapangan juga terus ditingkatkan agar pengerjaan fisik sisa Tahap I berjalan cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

Di tengah besarnya harapan warga untuk segera menempati rumah layak, BPBD meminta dukungan masyarakat agar proses pengerjaan berjalan lancar. Pemkot optimistis, begitu capaian fisik Tahap I menembus 90 persen, usulan BSR Tahap II akan langsung disodorkan ke pusat demi mempercepat pemulihan pascabencana di Subulussalam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....