Data Terbaru, Lima Ribu Lebih Keluarga di Subulussalam Berisiko Stunting
- 21 Agt 2026 11:16 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Aula Bappeda. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi penanganan kasus kekerdilan anak yang masih membayangi wilayah tersebut, Jumat 21 Agustus 2026.
Kepala DP3AKB Subulussalam, Ira Cibro, mengungkapkan data terbaru bahwa terdapat 5.334 keluarga di Kota Subulussalam yang tergolong berisiko tinggi mengalami masalah stunting. Sebagian besar kasus tersebut dipicu oleh kondisi lingkungan hidup yang tidak memadai.
| Baca juga: Sebanyak 70 Titik Panas Terdekteksi di Aceh |
"Masalah utama yang memicu tingginya risiko stunting di daerah kita adalah fasilitas sanitasi dan akses air bersih yang masih jauh dari kata layak," kata Ira Cibro.
Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Yopi, menjelaskan kondisi ini tidak hanya terjadi di tingkat lokal, tetapi juga menjadi tantangan besar di seluruh pelosok provinsi. Tercatat ada lebih dari 1,3 juta keluarga di Provinsi Aceh yang saat ini masuk dalam kategori berisiko stunting.
"Perbaikan akses sanitasi dasar dan air bersih merupakan langkah awal yang paling krusial. Tanpa intervensi lingkungan yang sehat, upaya pemberian gizi tidak akan maksimal," ujar Yopi.
Melalui program nasional GENTING, pemerintah menargetkan penyaluran bantuan dan pendampingan kepada 1 juta penerima manfaat secara nasional. Sasaran utamanya meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi berusia 0 hingga 23 bulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....