Kawal Dana Tepat Sasaran, Kalaksa BPBD Subulussalam Tinjau Rumah Bantuan Banjir

  • 25 Jul 2026 15:06 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam mengintensifkan pengawasan terhadap proyek pembangunan rumah bantuan stimulan bagi masyarakat korban bencana. Langkah ini diambil untuk memastikan proses rekonstruksi hunian pascabencana berjalan sesuai standar teknis dan regulasi yang berlaku.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Subulussalam, Ramadhan, turun langsung meninjau progres fisik pembangunan rumah bantuan di Kampong Siperkas dan Kuta Beringin, Kecamatan Rundeng. Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan pengerjaan konstruksi di tingkat warga berjalan tepat waktu, sesuai ketentuan teknis, serta memastikan dana bantuan dimanfaatkan secara tepat oleh penerima manfaat.

Pemerintah daerah menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana bantuan bencana agar tidak terjadi penyimpangan yang merugikan masyarakat terdampak.

"Harapan kami seluruh pembangunan berjalan sesuai aturan, selesai tepat waktu, dan bermanfaat nyata bagi warga. Hasil pengecekan ini juga menjadi dasar pencairan dana tahap berikutnya," ujar Ramadhan, Jumat 24 Juli 2026.

Ia menambahkan, BPBD berkomitmen melakukan pengawasan secara berskala dan ketat agar seluruh proses bantuan rumah layak huni ini berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Program Bantuan Stimulan Rumah ini disalurkan khusus kepada warga yang bangunan tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat menerjangnya banjir besar pada Desember 2025 lalu.

Warga penerima manfaat menyambut positif inspeksi langsung dari pimpinan BPBD tersebut. Mereka berharap proses pembangunan dapat segera rampung sehingga keluarga terdampak bisa kembali mendiami hunian yang lebih aman, layak, dan tahan bencana.

Berdasarkan data resmi BPBD Kota Subulussalam, program Stimulan Tahap I mencakup total 1.112 unit rumah warga terdampak yang tersebar di 15 desa dari empat kecamatan. Rincian tersebut terdiri atas 1.041 unit rumah berkategori rusak ringan dan 71 unit rumah berkategori rusak sedang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....