Pendamping PKH Jaring Ratusan Siswa Sekolah Rakyat di 5 Kecamatan Subulussalam
- 08 Jul 2026 21:37 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Proses penjaringan peserta didik baru untuk Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027 di Kota Subulussalam resmi ditutup untuk tingkat SMP dan SMA. Langkah penjaringan yang menyasar anak-anak dari keluarga penerima manfaat ini berhasil menjaring ratusan siswa yang tersebar di lima kecamatan di seluruh wilayah Kota Subulussalam, Rabu 8 Juli 2026.
Ketua Tim (Katim) Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial wilayah Subulussalam, Mawardi, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat sangat tinggi. Akibatnya, kuota maksimal yang disediakan untuk jenjang pendidikan menengah pertama dan atas langsung terpenuhi dalam waktu singkat.
"Penjaringan sudah ditutup karena kuota untuk SMP dan SMA sudah penuh. Masing-masing jenjang tersebut saat ini telah memenuhi batas maksimal, yaitu sebanyak 90 siswa untuk tingkat SMP dan 90 siswa untuk tingkat SMA," kata Mawardi.
Mawardi menambahkan, berdasarkan data rekapitulasi akhir yang masuk ke kantong panitia, total siswa SMP yang berhasil terdata secara rinci mencapai sekitar 120 siswa sebelum akhirnya dikerucutkan sesuai kapasitas daya tampung maksimal sekolah. Berbeda dengan dua jenjang di atasnya, kondisi kontras justru terjadi pada tingkat Sekolah Dasar (SD) yang hingga kini kuotanya terpantau masih belum terpenuhi.
Proses pencarian dan verifikasi lapangan ini sejatinya telah digulirkan sejak Mei 2026 lalu. Dalam pelaksanaannya di lima kecamatan, Kementerian Sosial menggerakkan sedikitnya 14 personel pendamping PKH untuk menyisir langsung anak-anak usia sekolah yang membutuhkan akses pendidikan gratis tersebut agar proses penjaringan berjalan sesuai aturan yang ditentukan.
Setelah seluruh tahapan administrasi dan penjaringan rampung, para siswa baru dijadwalkan akan mulai masuk sekolah untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 13 Juli 2026 mendatang. Pihak penyelenggara kini berfokus mengoptimalkan sisa waktu yang ada untuk merampungkan kuota tingkat SD yang masih kurang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....