Dua Asesor Bedah Kualitas Dokumen dan Tata Kelola STIT HAFAS Subulussalam
- 04 Jul 2026 15:25 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) mengutus tim asesor untuk menguji kelayakan dan mutu Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri (STIT HAFAS) Kota Subulussalam, Aceh. Asesmen lapangan yang berlangsung selama dua hari ini dimulai sejak Jumat 4 Juli 2026.
Dalam visitasi kali ini, LAMDIK mengutus dua asesor dari perguruan tinggi terkemuka di Pulau Jawa, yaitu Prof. Dr. Hj. Aan Komariah, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Dr. Apud, S.Ag., M.Pd. dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Ketua STIT HAFAS Kota Subulussalam, Dr. Syafnial, S.E., M.M., menyambut langsung kedatangan tim penilai tersebut. Ia menegaskan bahwa meski kondisi fisik kampus saat ini masih sederhana, lembaga yang dipimpinnya memiliki komitmen dan visi yang besar untuk memajukan pendidikan.
"Selamat datang Ibu Profesor Aan dan Pak Doktor Apud di Kota Subulussalam. Inilah keadaan kampus kita, walaupun terlihat kecil dan sangat sederhana, namun kampus ini mempunyai visi dan misi yang sangat besar, seperti kebesaran nama Syekh Hamzah Fansuri As-Singkili," ujar Syafnial.
Syafnial berharap proses evaluasi ini dapat berjalan dengan lancar. Ia juga meminta agar tim penilai memberikan ruang, waktu, serta catatan khusus yang konstruktif agar pihak kampus dapat terus berbenah dan mengevaluasi kekurangan yang ada.
Selama proses asesmen, tim asesor fokus melakukan verifikasi dan konfirmasi berkas fisik terhadap dokumen akreditasi yang telah diajukan sebelumnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesesuaian data di lapangan dengan laporan tertulis.
Penilaian komprehensif tersebut mencakup sembilan kriteria utama, mulai dari tata pamong, tata kelola, kualitas dosen dan tenaga kependidikan, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sarana prasarana, penjaminan mutu, hingga capaian lulusan serta kerja sama kemitraan.
Tidak hanya memeriksa dokumen, tim asesor juga menggali informasi mendalam melalui sesi wawancara. Proses wawancara dilakukan secara terpisah dengan melibatkan unsur pimpinan, dosen, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan (user) untuk mendapatkan gambaran riil kualitas kampus.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Aan Komariah memberikan motivasi kuat kepada seluruh civitas akademika STIT HAFAS. Ia memastikan bahwa proses penilaian akan dilakukan secara profesional demi mendorong prodi MPI menjadi pusat pembelajaran manajemen pendidikan Islam yang unggul.
Prof. Aan juga sempat mengulas catatan sejarah emas Aceh yang dikenal banyak melahirkan tokoh dan pahlawan nasional. Menurutnya, modal sejarah tersebut harus menjadi pemantik agar sumber daya manusia (SDM) di Bumi Serambi Mekah saat ini tidak boleh tertinggal atau terbatas.
Sementara itu, Ketua Prodi MPI STIT HAFAS, Sariadi, M.E.I., menilai visitasi ini sebagai momentum krusial untuk memperkuat komitmen mutu berkelanjutan. Rangkaian kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Yayasan Pendidikan As Silmi, dosen, mahasiswa, dan pemangku kepentingan ini dijadwalkan rampung pada Minggu ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....