Pembagian Kaki Palsu Gratis di Subulussalam, Syarat-Pendaftarnya

  • 02 Feb 2026 15:20 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Subulussalam membuka pendaftaran program penyaluran kaki palsu bagi masyarakat yang membutuhkan. Inisiatif sosial ini merupakan bagian dari aksi nyata gerakan "Bersama Peduli" untuk meningkatkan mobilitas warga penyandang disabilitas fisik, Senin, 2 Februari 2026.

Ketua TP-PKK Kota Subulussalam, Ny. Yarnida Zai, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan harapan baru bagi warga yang kehilangan anggota gerak agar dapat kembali beraktivitas secara mandiri. Pihaknya berkomitmen untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang memerlukan bantuan alat kesehatan tersebut secara tepat sasaran.

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan administratif guna validasi data penerima manfaat. Dokumen yang diperlukan meliputi nama lengkap, alamat, umur, jenis kelamin, serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.

Selain identitas diri, calon penerima juga harus mencantumkan keterangan mengenai jenis amputasi yang dialami serta nomor telepon yang aktif dihubungi. Hal ini penting untuk mempermudah tim medis dalam menyesuaikan spesifikasi kaki palsu yang akan diproduksi nantinya.

Seluruh berkas persyaratan tersebut dapat dikirimkan secara daring melalui layanan pesan instan WhatsApp ke nomor 0811-6097-777. Pendaftaran ini dikoordinasikan langsung oleh Sekretaris PKK Kota Subulussalam, Rahmayani Sari Munthe, S.STP.

Panitia penyelenggara menetapkan batas waktu pengumpulan data hingga pertengahan bulan ini guna mempercepat proses verifikasi. "Kami mengimbau warga segera mengirimkan persyaratan sebelum tanggal 13 Februari 2026 agar proses penyaluran dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan," ujar Ny. Yarnida Zai.

Diharapkan dengan adanya dukungan dari pemerintah melalui PKK, tidak ada lagi warga Subulussalam yang terkendala dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial akibat keterbatasan fisik. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial terhadap kelompok rentan di Kota Sadakata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....