Verifikasi Kerusakan Sekolah, Satgas PSR Pusat Kunjungi SD Mukti Harapan Singkil

  • 14 Agt 2026 10:34 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Pemerintah pusat masih terus melakukan verifikasi kebutuhan fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana hidrometeorology pada sejumlah wilayah di Aceh, termasuk di Kabupaten Aceh Singkil.

Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana (Satgas PSR) pusat, meninjau langsung Sekolah UPTD SPF SD Negeri Mukti Harapan, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ketua Tim Satgas PSR Pusat yang berkunjung Ke wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Dr. Imran mengatakan, kedatangan Tim kesekolah tersebut khusus untuk memastikan penanganan dan kondisi fisik sekolah secara langsung yang dilaporkan rusak akibat bencana hidrometeorology pada akhir November 2026.

"Hari ini kita ingin melihat penanganan pada sekolah tersebut pasca bencana yang sebelumnya beberapa kelas rusak dan hancur karena longsor," sebut Dr. Imran, di UPTD SPF SD Negeri Mukti Harapan, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil, Kamis, 13 Agustus 2026.

Didampingi Plt. Kepala Disdikbud dan Sekda Aceh Singkil, Dr. Imran mengecek bangunan sekolah UPTD SPF SD Negeri Mukti Harapan, Gamer, Aceh Singkil, Kamis, 13 Agustus 2026, (Foto: Disdikbud/Dok untuk RRI)

Kemudian tambah Imran berdasarkan hasil peninjauan tim, untuk penanganan darurat sementara sudah ditangani oleh Kemendikdasmen RI. Akan tetapi, menurutnya Sekolah ini perlu mendapatkan bangunan permanen melalui anggaran Rencana Induk (Renduk) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon).

"Kita sudah melihat sekolah daruratnya, namun kita berharap bangunan permanen di sekolah bisa segera dibangun,"tambahnya.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Imran juga mengatakan agar proses pembangunan SD Negeri Mukti Harapan, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar perlu dukungan dari Pemerintah Daerah.

Sebab tegas Imran, keberadaan sekolah tersebut menyangkut dengan hak dasar anak - anak untuk mendapatkan kembali layanan pendidikan yang layak.

Disamping itu setelah melakukan peninjauan secara langsung, Tim PSR pusat juga menyarankan agar bangunan yang rusak yang tidak dapat lagi digunakan dan harus dihancurkan. namun tidak menghilangkan proses administrasi penghapusan aset

Serta sebelum dilakukan kembali pembangunan gedung permanen, pada Sekolah SD Negeri Mukti Harapan, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil tersebut perlu perhatian khusus dari Pemerintah Daerah, untuk membangun talud disekitar lokasi sekolah agar peristiwa longsor yang terbelumnya terjadi tidak terulang dan menjamin keselamatan peserta didik dan guru saat proses belajar mengajar berlangsung.

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbu) Kabupaten Aceh Singkil, Syam'un menjelaskan untuk penanganan di sekolah tersebut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI telah membangun ruang kelas darurat sementara.

"Untuk sementara ada terdapat 4 ruang kelas darurat yang sudah di bangun sambil menunggu bangunan permanen,"sebut Plt. Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Syam'un, Senin, 31 Juli 2026.

Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Syam'un menjelaskan sudah adanya pembangunan ruang kelas darurat di UPTD SPF SD Negeri Mukti Harapan, Singkohor, Aceh Singkil, (Foto : RRI/Salihin Barus)

Kemudian selain ucapan terimakasih atas adanya tempat atau ruang kelas sementara yang sediakan oleh Kemendikdasmen RI pada sekolah itu, ia juga berharap kedepan adanya pembangunan gedung permanen di SD Negeri Mukti Harapan, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil.

Seperti diketahui pasca sekolah UPTD SPF SD Negeri Mukti Harapan, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil ini mengalami kerusakan. Siswa dan siswi sekolah itu sempat terpaksa harus mengikuti proses belajar mengajar di teras sekolah karena disebabkan ruang belajarmengajatrir (RKB) mereka roboh akibat longsor yang terjadi pada akhir 25 November 2025 lalu.

Hal ini dibenarkan Kepala sekolah UPTD SPF SD Negeri Mukti Harapan, Gunung Meriah, Aceh Singkil, Ida Enalil kepada wartawan, Selasa, 20 Januari 2026.

"Karena tidak ada tempat, secara terpaksa proses belajar mengajar sejumlah siswa harus kami tempatkan diteras sekolah ini," ujar Ida Enalil.

Sejumlah siswa dan siswi UPTD SPF SD Negeri Mukti Harapan, Singkohor, Aceh Singkil, terpaksa mengikuti proses belajar pada awal Januari 2026 pasca bencana hidrometeorology November 2025 lalu, (Foto : RRI/Salihin Barus)

Sementara untuk siswa yang khusus untuk kelas rendah, Ida Enalil menerangkan, pihaknya berinisiatif memanfatkan rumah Dinas para Dewan guru untuk dijadikan kelas belajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....