Temui KSP RI, Walikota Bahas Berbagai Persoalan dan Kebutuhan Daerah Subulussalam
- 15 Agt 2026 22:19 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Sampaikan sejumlah persoalan dan kebutuhan daerah, Walikota Subulussalam, Aceh. H. Rasyid Bancin, temui Kepala Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia.
Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Sabtu, 15 Agustus 2026.
"Dalam pertemuan ini, saya langsung menyampaikan berbagai potensi, kebutuhan, serta usulan strategis pembangunan Kota Subulussalam,"ujar Haji Rasyid Bancin (HRH).
Katanya melalui pertemuan itu, salah satu prioritas utama usulan Pemerintah Kota Subulussalam di usulkan tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Subulussalam melalui sektor pendidikan.
Sebab terang Haji Rasyid Bancin (HRB) berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh yang tercantum dalam paparan sebelumnya, kualitas SDM di Kota Subulussalam masih menjadi tantangan besar. Sehingga, membutuhkan intervensi dan dukungan pemerintah pusat yang berkelanjutan.
" Menyikapi hal tersebut kami mencoba untuk terus menjemput dan mengawal berbagai program strategis nasional di bidang pendidikan dari Pusat untuk Kota Subulussalam,"tambahnya.

Haji Rasyid Bancin menyampaikan berbagai persoalan dan usulan kepada Pemerintah Pusat melalui Kepala Staf Presiden (KSP) RI, (Foto : HRB/Dok untuk RRI)
Antara lain beber Haji Rasyid Bancin (HRB), usulan Pemerintah Kota Subulussalam untuk mendapatkan Sekolah Garuda Transformasi dengan mentransformasikan SMA Negeri Unggul Subulussalam, Aceh, yang dinilai selama ini telah menjadi salah satu sekolah berprestasi.
Kemudian juga mengharapkan kedepan adanya Sekolah Garuda Permanen/Terintegrasi di Kota Subulussalam, dengan kesiapan Pemerintah Kota Subulussalam terhadap dukungan penyediaan lahan yang sudah bersertifikat milik Pemerintah Kota Subulussalam seluas minimal 20 hektare. Serta siap mendukung penuh untuk pembangunan dan penyelenggaraannya.
Disamping itu Haji Rasyid Bancin (HRB) juga sempat menyinggung dalam kesempatan tersebut, ia juga menyusulkan Universitas Republik Indonesia (URI) di Kota Subulussalam Aceh.
Hal tersebut menurutnya, sebagai langkah strategis untuk membuka akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas SDM di wilayah barat-selatan Aceh.
"Kita juga siap menyediakan lahan bersertifikat sesuai kebutuhan dan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI) jika Subulussalam di beri kesempatan," tegas Haji Rasyid Bancin.
Kemudian selain pendidikan, Walikota yang di sering di sapa HRB ini juga menyampaikan persoalan tentang Agraria dan perkebunan kelapa sawit yang masih menjadi perhatian serius masyarakat di Kota Subulussalam, Aceh.
Sebab terang HRB dengan luas perkebunan kelapa sawit mencapai 30.813 hektare, termasuk 19.014 hektare kebun rakyat, diperlukan dukungan dan keterlibatan Pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan pembukaan lahan yang melampaui HGU serta persoalan HPL transmigrasi agar memberikan kepastian dan manfaat bagi masyarakat.
Serta diakhir perbincangan dengan Kepala Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Walikota mengatakan ia juga menyempatkan pembahasan tentang potensi besar pariwisata Subulussalam.
Antara lain, mulai dari wisata air terjun yang menjadikan Subulussalam dikenal sebagai Kota 1001 Air Terjun. Kemudian tentang Tahura Lae Kombih dengan kekayaan tanaman endemik Kapur Barus, hingga wisata religi dan jejak sejarah Singkil lama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....