Pemko Subulussalam Dukung Lansia Sehat Mandiri lewat Sekolah Lansia

  • 06 Agt 2026 13:01 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Pemerintah Kota Subulussalam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program keberlanjutan dan jaminan kesejahteraan bagi para lanjut usia. Hal tersebut ditegaskan saat menggelar prosesi Wisuda Standar I dan II Angkatan ke-2 Sekolah Lansia Kota Subulussalam Tahun 2026 yang dirangkai dengan Pengukuhan Forum GenRe di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam, Kamis 6 Agustus 2026.

Dalam penjelasannya, Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid Bancin, menyampaikan pandangan fundamental pemerintah daerah terkait keberadaan para warga senior di tengah dinamika kemasyarakatan.

"Bagi pemerintah, lansia bukanlah kelompok yang dipandang sebagai beban pembangunan. Justru sebaliknya, para lansia adalah aset berharga. Pengalaman hidup, kebijaksanaan, serta keteladanan yang dimilikinya adalah warisan yang tidak ternilai," ujar M. Rasyid.

Ia mengapresiasi tinggi semangat para peserta yang tetap antusias menimba ilmu dan menjaga produktivitas meski telah memasuki usia senja. Kehadiran para wisudawan ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa masa tua dapat menjadi momentum untuk terus bertumbuh, belajar, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Subulussalam untuk senantiasa memuliakan para orang tua dan mendukung terwujudnya lingkungan daerah yang inklusif.

"Kami mengajak seluruh keluarga di Kota Subulussalam agar senantiasa memuliakan orang tua kita. Pemerintah Kota Subulussalam juga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang berpihak kepada lansia agar Kota Subulussalam menjadi kota yang ramah terhadap lansia, di mana para orang tua dapat menikmati hari tuanya dalam keadaan sehat, mandiri, produktif, dan sejahtera," tambah M. Rasyid.

Guna mendukung terwujudnya visi tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Subulussalam di bawah pimpinan Ira Elviani Cibro terus mematangkan integrasi kurikulum Sekolah Lansia. Program ini dirancang untuk membina kesehatan fisik, mental, spiritual, hingga kemandirian sosial para peserta.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Kota Subulussalam, Ira Elviani Cibro, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sekolah Lansia diperuntukkan bagi warga masyarakat yang telah memasuki usia di atas 50 tahun. Langkah ini ditujukan untuk memberikan wadah edukasi serta interaksi sosial yang terstruktur bagi para lansia.

Pada wisuda angkatan kedua ini, sebanyak 176 peserta dari 8 Sekolah Lansia yang tersebar di 5 kecamatan di seluruh wilayah Kota Subulussalam resmi dikukuhkan setelah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran.

Momen wisuda kali ini juga diwarnai cerita inspiratif dari wisudawan tertua. Peserta perempuan tertua diraih oleh Lumiati (93) dari Desa Rantau Panjang, Kecamatan Longkib, sementara wisudawan laki-laki tertua diraih oleh Prapto (82) dari Desa Sepadan, Kecamatan Rundeng.

Wali Kota Subulussalam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DP3AKB, BKKBN, TP PKK Kota Subulussalam, hingga para pendamping lapangan yang sukses berkolaborasi memajukan Sekolah Lansia, seraya menitipkan pesan moral kepada generasi muda untuk senantiasa menghormati dan memohon doa dari para orang tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....