Bupati Singkil Imbau Warga dan Pelaku Usaha Berikan Data Akurat Sensus Ekonomi

  • 07 Jul 2026 21:28 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Bupati Kabupaten Aceh Singkil, Safriadi Oyon, kembali mengimbau dan mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat dan lengkao pada kegiatan sensus ekonomi 2026.

Menurut Oyon dengan melalui data yang akurat dan berkualitas, akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, meningkatkan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Aceh Singkil.

Permintaan tersebut kembali disampaikan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi dan Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah Aceh Tahun 2026, dari Hotel Harmoni, Kota Langsa, Senin, 6 Juni 2026.

"Dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 ini, kami mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat dan lengkap," ujar Safriadi Oyon.

Safriadi Oyon juga menegaskan, bahwa pengendalian inflasi harus menjadi gerakan bersama melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sehingga stabilitas harga tetap terjaga, dan daya beli masyarakat semakin kuat.

Seperti diketahui kegiatan strategis High Level Meeting (HLM) pengendalian Inflasi dan percepatan perluasan Digitalisasi Daerah Aceh Tahun 2026 tersebut, diikuti oleh seluruh Bupati dan Wali kota se-Aceh yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir.

Dalam arahannya Sekda Aceh, Muhammad Nasir menekankan pentingnya langkah-langkah konkret dan kolaboratif dalam mengendalikan inflasi melalui penguatan koordinasi, menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga kebutuhan pokok di seluruh daerah.

Dalam pertemuan tersebut sejumlah isu - isu strategis dibahas bersama Pemerintah Aceh bersama dengan Bupati dan Walikota se-Aceh. Diantaranya, tentang strategi dan rekomendasi pengendalian inflasi, serta penguatan digitalisasi daerah guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh.

Kemudian pembahasan tentang perkembangan inflasi terkini di Aceh, dan sekaligus urgensi pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data yang di paparkan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Agus Andria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....