Usulan Penerima Jadup Tahap 2 di Singkil Terus Berproses di Kemensos

  • 27 Jun 2026 03:40 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil melalui Dinas sosial menyampaikan bahwa saat ini proposal usulan bantuan jaminan hidup (Jadup) tahap ll, bantuan isi hunian, serta stimulan penguatan ekonomi yang bersumber dari Pemerintah Pusat bagi korban banjir di Aceh Singkil, masih terus berproses di Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aceh Singkil, melalui pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial. Ali Hasmi Pohan, kepada wartawan, Jum'at, 26 Juni 2026.

"Untuk proposal usulan jadup bagi korban banjir telah kita sampaikan kepada Satgas PRR pada 5 Juni 2026 lalu, dan saat ini proposal tersebut terus berproses di Kementerian Sosial Republik Indonesia,"ujar Plt. Ali Hasmi Pohan, melalui keterangan tertulisnya.

Tegasnya Pemkab Aceh Singkil melalui Dinas Sosial akan terus berkomitmen untuk mengawal proses pengusulan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana tersebut.

"Kita bakal terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara aktif dengan Kementerian Sosial RI serta BNPB guna memantau perkembangan usulan tersebut,"tambah Ali Hasmi Pohan.

Sebelumnya jelas Ali Hasmi Pohan, adapun usulan calon penerima bantuan Jadup tahap II, bantuan isi hunian, dan bantuan stimulan penguatan ekonomi untuk warga Aceh Singkil yang terdampak banjir mencakup 8.701 Kepala Keluarga (KK) atau 33.139 jiwa.

Untuk itu ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang, serta menunggu informasi melalui kanal resmi Pemkab Aceh Singkil.

"Setiap perkembangan terkait proses usulan bantuan akan disampaikan secara terbuka setelah adanya informasi resmi dari pemerintah pusat,"beber Ali Hasmi.

Selanjutnya Ali Hasmi menegaskan, Pemkab Aceh Singkil akan terus komitmen dalam mengawal proses penyaluran Jadup tersebut. Serta akan menjamin tetap memberikan informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....