Bupati Bantah Singkil Daerah Termiskin di Aceh
- 19 Jun 2026 06:26 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Bupati Kabupaten Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon menolak dan membantah wilayah Kabupaten Aceh Singkil menjadi daerah termiskin di Aceh.
Bantahan tersebut diungkapkan Safriadi Oyon, saat membuka secara langsung pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Rabu, 17 Juni 2026.
"Meski berdasarkan data Aceh Singkil masuk kategori termiskin di Aceh, ini saya bantah dan saya tidak setuju Singkil dikatakan termiskin dari Kabupaten/Kota lain di Aceh,"ujar Safriadi Oyon.
Penolakan dan bantahan Aceh Singkil diyakini tidak menjadi daerah termiskin di Aceh, tegas Safriadi Oyon berdasarkan hasil dari peninjauan yang ia lakukan selama ini.
Kemudian bantahan lain yang menguatkan bahwa wilayah Kabupaten Aceh Singkil tidak menjadi daerah termiskin di Aceh.
Seperti adanya dugaan kejanggalan pamphlet kuning yang diterbitkan oleh tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan (TNP2K) yang terpasang pada dinding rumah - rumah warga, dinilai tidak sesuai dengan kondisi keadaan ekonomi dari masyarakat itu sendiri masuk kedalam kategori miskin.
"Rumah gedung, mobil kendaraan lainnya ada namun kita lihat adanya pamphlet terpasang label atau stiker kuning sebagai penanda keluarga penerima manfaat (KPM) yang biasanya bertuliskan keluarga miskin atau pra sejahtera penerima bantuan,"tambah Safriadi Oyon.
Hal inilah yang pada akhirnya menurut Safriadi Oyon, ikut memengaruhi
tingginya data angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Singkil.
Oleh sebab itu melalui kegiatan sensus ekonomi 2026 ini, ia meminta dan memerintahkan kepada para Camat dan Kepala Desa yang se- Kabupaten Aceh Singkil untuk mencabut label atau stiker kuning sebagai penanda keluarga penerima manfaat (KPM) yang bertuliskan keluarga miskin tersebut, jika tidak sesuai dengan kondisi ekonomi warga itu sendiri.
Disisi lain Safriadi Oyon juga berharap, melalui kegiatan sensus ekonomi tahun 2026 ini adanya perbaikan data yang lebih valid dan akurat tentang kondisi perekonomian masyarakat Kabupaten Aceh Singkil.
"Kami meminta kepada seluruh petugas sensus, agar dapat membuat data yang akurat sesuai fakta di lapangan,"tambah Safriadi Oyon.
Bahkan tegas Oyon, jika menurut pandangan kasat mata pribadi sendiri dan berdasarkan fakta dilapangan. Angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Singkil tersebut tidak lagi pada posisi 17,07 persen, namun hanya berkisar antara 8 atau 9 persen.
Ditempat terpisah sebelumnya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Singkil, Subhan mengakui bahwa tren penurunan angka kemiskinan penduduk di Kabupaten Aceh Singkil yang sangat signifikan pada priode 2024 - 2025 sebesar 1,99 persen atau lebih kurang dari 2 persen masyarakat terentaskan (keluar) dari garis kemiskinan.
Akan tetapi, meski angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Singkil ini sudah bergeser turun dari angka 19,06 persen menjadi posisi 17,07 persen. Namun pada tahun 2025 lalu, wilayah Aceh Singkil masih menyandang daerah termiskin dari 23 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.
"Tren angkakemiskinan cendrung mengalami penurunan yang sangat signifikan, namun untuk daerah kita hingga pada tahun 2025 lalu tercatat masih daerah termiskin di Aceh,"sebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Singkil, Subhan, Rabu, 17 Juni 2026.

Kepala BPS Aceh Singkil, Subhan menjelaskan kondisi angka kemiskinan di Aceh Singkil berdasarkan data tahun 2025, (Rabu, 17 Juni 2026) foto : RRI/Salihin Barus
Sekedar informasi, berdasarkan data yang berhasil dikutip dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Singkil, secara umum dari tahun 2021 sampai tahun 2024, persentase penduduk miskin di Aceh Singkil mengalami penurunan.
Dimana pada tahun 2021 lalu persentase penduduk miskin Aceh Singkil sebesar 20,36 persen, kemudian angka ini cenderung mengalami penurunan secara konsisten hingga di tahun 2024 menjadi sebesar 19.06 persen dan pada tahun 2025 hanya tersisa pada angka 17,07 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....