LKPJ 2025: Bedah Anggaran Rehabilitasi Fasilitas Sanitasi dan Gedung Sekolah
- 28 Apr 2026 16:42 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam- Pemerintah Kota Subulussalam mengimplementasikan visi Subulussalam Islami, Maju, dan Berkelanjutan, yang tertuang dalam RPJM 2025-2029. Salah satu prioritas utamanya adalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Dalam laporan LKPJ 2025, yang digelar pada Senin 27 April 2026 di gedung DPRK Subulussalam, terlihat komitmen pemerintah dalam memperbaiki sarana pendidikan melalui skema tugas pembantuan. Fokus perbaikan diarahkan pada sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran dan unit pemukiman transmigrasi.
Plt. Sekda Kota Subulussalam, Asrul Assani mengatakan bahwa beberapa proyek fisik telah dirampungkan, termasuk rehabilitasi SD Negeri 1 Rundeng dan sejumlah sekolah di area UPT. Selain gedung kelas, pembangunan fasilitas sanitasi seperti toilet sekolah juga menjadi perhatian serius kementerian terkait.
"Output tugas pembantuan tersebut adalah rehab sekolah SD Negeri 1 Rundeng, SD Negeri UPT XV Buluh Carak, hingga pembangunan toilet sekolah di SP-IV Siperkas," jelas Asrul Assani.
Pembangunan infrastruktur pendidikan ini sejalan dengan misi kelima daerah, yakni mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata. Pemerintah ingin memastikan tidak ada ketimpangan fasilitas antara sekolah di pusat kota dan wilayah pedalaman.
Asrul Assani menyebutkan bahwa bantuan ini berasal dari Kementerian Transmigrasi melalui regulasi terbaru tahun 2025. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dianggap menjadi kunci suksesnya rehabilitasi sekolah-sekolah tersebut.
Selain urusan pendidikan, pemerintah kota juga menjalankan 6 urusan wajib pelayanan dasar dan 15 urusan wajib bukan pelayanan dasar. Semua capaian kinerja ini diklaim telah sesuai dengan target yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja masing-masing instansi.
Laporan ini dipaparkan langsung di hadapan pimpinan dan anggota dewan sebagai bentuk transparansi publik. Pemerintah berharap capaian di sektor pendidikan ini dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia di Subulussalam.
Sementara itu Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, menyambut baik paparan mengenai progres fisik infrastruktur pendidikan tersebut. Namun pihak dewan tidak ingin rehabilitasi sekolah hanya menjadi seremonial tanpa adanya peningkatan mutu pengajaran.
Ade Fadly Pranata Bintang menegaskan bahwa dewan akan membentuk tim khusus untuk meninjau di lapangan dan menjadi bagian dari rangkaian kerja Pansus LKPJ.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....