PAD Subulussalam 2025 Melampaui Target, Realisasi Tembus 101 Persen

  • 27 Apr 2026 22:39 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Pemerintah Kota Subulussalam mencatatkan capaian positif pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama tahun anggaran 2025. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban, realisasi PAD berhasil menembus angka 101,28 persen dari target yang ditetapkan.

Secara kumulatif, pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp662,7 miliar dengan realisasi mencapai Rp649,1 miliar. Meskipun PAD melampaui target, total pendapatan daerah secara keseluruhan berada pada angka 97,94 persen.

Plt Sekda Subulussalam, Asrul Assani, menjelaskan di Rapat paripurna bahwa DPRK Subulussalam, dalam rangka penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban Wali kota Subulussalam tahun anggaran 2025. bahwa keberhasilan PAD ini didorong oleh beberapa sektor yang mampu mengoptimalkan penerimaan daerah. Hal ini menjadi catatan penting dalam pengelolaan keuangan daerah di tengah berbagai tantangan fiskal.

"Pendapatan Asli Daerah dianggarkan sebesar 78,4 miliar dengan realisasi 79,4 miliar atau 101,28 persen," kata Asrul Assani dalam rapat paripurna DPRK Subulussalam, Senin 27 April 2026.

Namun, di sisi lain, belanja daerah justru mengalami kontraksi dengan realisasi hanya sebesar 84,77 persen. Dari total anggaran belanja sebesar Rp717,1 miliar, pemerintah kota hanya menyerap sekitar Rp608 miliar hingga akhir tahun.

Sektor belanja modal tercatat paling rendah penyerapannya, yakni hanya 65,31 persen dari anggaran Rp82,2 miliar. Hal ini mengindikasikan adanya sejumlah proyek infrastruktur atau pengadaan aset yang tidak tuntas sesuai jadwal.

Ketimpangan antara pendapatan dan belanja ini memicu terjadinya defisit anggaran yang harus ditutup melalui pembiayaan netto. Pemerintah mencatat pembiayaan netto sebesar Rp54,4 miliar guna menjaga prinsip anggaran yang berimbang.

Asrul Assani menegaskan bahwa selisih tersebut telah diperhitungkan untuk memenuhi prinsip balance budget sebagaimana mandat peraturan perundang-undangan. "Ini menunjukkan bahwa perubahan APBK tahun 2025 sudah memenuhi prinsip balance budget," ujarnya.

Laporan ini kemudian ditanggapi serius oleh pihak legislatif yang hadir dalam rapat paripurna tersebut. DPRK Subulussalam menilai data realisasi ini perlu dibedah lebih dalam untuk melihat efektivitas program di lapangan.

Selain itu, Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, menyatakan pihaknya akan segera melakukan langkah evaluasi formal terhadap laporan keuangan tersebut. Data-data yang disajikan akan menjadi basis utama bagi kerja tim legislatif.

Legislatif berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk meneliti setiap rincian realisasi belanja yang dianggap masih rendah. Langkah ini diambil agar fungsi pengawasan parlemen berjalan maksimal terhadap kinerja eksekutif.

"Selanjutnya akan dilakukan pembentukan Pansus untuk nantinya dapat ditindaklanjuti soal LKPJ Wali Kota Tahun 2025," tutur Ade Fadly Pranata Bintang di akhir rapat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....