Momen Nuzulul Qur'an Perkuat Karakter Religius Masyarakat Subulussalam
- 08 Mar 2026 11:32 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Sekolah Rakyat Terintegrasi 28 Subulussalam menjadi pusat peringatan malam Nuzulul Qur'an. Kegiatan yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial Republik Indonesia ini bertujuan memperingati turunnya kitab suci sekaligus memperkuat ikatan silaturahmi di bulan Ramadan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi spiritual bagi seluruh masyarakat dan elemen pemerintah yang hadir.
Acara dibuka secara tertib dengan prosesi registrasi dan penyambutan tamu, yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana khidmat mulai terasa saat lantunan ayat suci menggema di lingkungan sekolah, menandai dimulainya rangkaian agenda keagamaan tahunan tersebut. Selain laporan dari panitia pelaksana, acara ini juga diisi oleh sambutan resmi dari Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 28.
Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), turut hadir dan memberikan arahan langsung kepada para peserta yang memadati lokasi acara. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya sinergi antara nilai-nilai keagamaan dengan pembangunan sosial di wilayahnya. Kehadiran sosok yang akrab disapa HRB ini memberikan semangat tersendiri bagi para pengelola sekolah dan warga setempat.
“Peringatan Nuzulul Qur’an ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), Sabtu 7 Maret 2026.
Setelah rangkaian sambutan, acara berlanjut pada momen berbuka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh tamu undangan. Kebersamaan semakin terlihat saat para peserta melaksanakan salat Magrib berjamaah dan makan malam bersama di satu area yang sama. Pola interaksi tanpa sekat ini mencerminkan semangat bulan suci yang penuh berkah dan kesederhanaan.
Memasuki waktu malam, rangkaian ibadah berlanjut dengan pelaksanaan salat Isya dan salat Tarawih berjamaah. Panitia juga menghadirkan sesi tausiah keagamaan yang mengupas tuntas kemuliaan Al-Qur’an sebagai tuntunan hidup. Pesan-pesan moral dalam tausiah tersebut diarahkan untuk memperkuat karakter religius masyarakat Subulussalam di tengah tantangan zaman.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada malam hari dengan situasi yang berlangsung aman dan penuh rasa kekeluargaan. Pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menjaga harmoni sosial di Kota Subulussalam. Melalui peringatan ini, nilai-nilai Al-Qur'an diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi terwujud dalam perilaku nyata.