Kebaya dan Semangat Kemandirian Warnai Lapangan Beringin Subulussalam
- 21 Apr 2026 09:14 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Lapangan Beringin Kota Subulussalam berubah menjadi lautan kebaya saat ratusan perempuan dari berbagai instansi berkumpul untuk memperingati Hari Kartini ke-147. Momentum ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan bentuk refleksi atas sejauh mana peran perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi dan sosial di Kota Sadakata.
Penyelenggaraan upacara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema besar mengenai pemberdayaan perempuan demi mewujudkan keluarga sejahtera dan Indonesia maju. Kehadiran para peserta dengan busana adat tradisional tersebut menyimbolkan penghormatan terhadap akar budaya sekaligus semangat transformasi perempuan di era modern.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Subulussalam, Yarnida Zai, yang bertindak langsung sebagai pembina upacara, menekankan bahwa sosok Kartini masa kini harus mampu menjadi pilar kekuatan dalam keluarga. Menurutnya, ketahanan sebuah daerah sangat bergantung pada kecerdasan dan keberdayaan kaum perempuannya dalam mengelola potensi domestik maupun publik.
"Dengan semangat Hari Kartini, kita ingin perempuan Subulussalam semakin berdaya. Jika perempuannya berdaya, maka keluarga akan sejahtera, dan inilah kunci utama untuk mendukung kemajuan Indonesia," ujar Yarnida Zai di hadapan ratusan peserta, Selasa 21 April 2026.
Yarnida juga menambahkan bahwa PKK akan terus berkomitmen memberikan ruang bagi perempuan di tingkat desa untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi. Ia berharap semangat yang terpancar dalam upacara ini tidak berhenti pada seremonial belaka, tetapi diimplementasikan dalam aksi nyata di lingkungan masing-masing.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta yang berasal dari organisasi wanita, bhayangkari, persit, hingga aparatur sipil negara. Keseragaman langkah dan kekompakan mereka menjadi potret sinergi perempuan dalam mendukung program-program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah kota.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan silaturahmi antarorganisasi wanita, yang diharapkan dapat mempererat jejaring komunikasi dalam menuntaskan berbagai isu sosial, mulai dari kesehatan ibu dan anak hingga pencegahan stunting di Subulussalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....