Aliansi Muda Sorot Pendidikan di Aceh Singkil
- 03 Mei 2026 21:07 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, kondisi pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil mendapatkan sorotan tajam dan berharap adanya perbaikan hingga berdampak nyata bagi daerah.
Sorotan tersebut diungkapkan ketua
Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) Syahrul Manik, yang menilai hingga saat ini persoalan mendasar pendidikan di Aceh Singkil masih jauh dari kata berhasil.
Untuk itu, ia berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, agar lebih fokus dan konkret dalam melakukan penambahan. Seperti, kualitas sumber daya manusia (SDM) kepala sekolah dan guru.
" Kami melihat masih lemahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) seperti kepala sekolah dan tenaga pengajar, hingga buruknya infrastruktur sarana dan prasarana pendidikan, terutama di wilayah terpencil, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum ditangani secara serius dan berkelanjutan,"sebut Syahrul Manik, Sabtu, 2 Mei 2026
Kemudian Syahrul Manik juga sempat menyoroti kondisi memprihatinkan yang dialami oleh siswa di daerah terpencil, di Kabupaten Aceh Singkil. Dimana akses menuju sekolah yang tidak layak menjadi bukti nyata ketidakadilan dalam memperoleh hak pendidikan.
"Seperti yang di alami para Siswa dari Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, untuk mendapatkan pendidikan anak - anak dari Desa Serasah tersebut terpaksa harus menyeberang sungai karena akibat jembatan penghubung yang putus sejak tahun 2023 karena diterjang banjir,"tambahnya.
Kondisi tersebut menurut Syahrul, sangat jelas membahayakan keselamatan para siswa sekaligus mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur pendidikan di wilayah terpencil.

Kondisi siswa dari Desa Serasah, Simpang Kanan, Aceh Singkil, setiap hari harus bertaruh nyawa demi pendidikan karena setiap hari menyebrangi sungai, foto :RRI/Salihin Barus
Serta Syahrul Manik menilai bahwa kondisi itu, merupakan bentuk nyata kegagalan Pemerintah Kabupaten dalam menjamin akses pendidikan yang aman dan layak bagi seluruh masyarakat.
" Sehingga melalui momentum Hardiknas ini seharusnya menjadi refleksi mendalam bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak, bukan sekadar menyampaikan pidato dan slogan tanpa realisasi di lapangan,"bebernya.
Terakhir Syahrul berharap dan mendesak Pemerintah Kabupaten segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas SDM kepala sekolah dan tenaga pengajar.

Meski bahaya terus mengintai setiap harinya, namun semangat anak - anak dari Desa Serasah, Simpang Kanan, Aceh Singkil untuk menuntut ilmu tak pernah pudar, foto :RRI/Salihin Barus
Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil segera memprioritaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan, khususnya di daerah terpencil. Serta Pemerintah Kabupaten setempat diminta segera mengambil langkah cepat dan konkret dalam membangun kembali jembatan penghubung Desa Serasah – Desa Cibubukan demi keselamatan dan keberlangsungan pendidikan siswa.
Ditempat terpisah, sebelumnya melalui momentum hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2026, Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil, Syam'un mengajak seluruh element untuk ikut berkontribusi dan berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan.
| Baca juga: Aceh Singkil Dapat Tambahan Da'i Perbatasan |
" Melalui Hardiknas 2026 dengan kondisi pendidikan saat ini, kita akan terus berbenah untuk mutu pendidikan,"sebut Plt. Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Syam'un, Sabtu, 2 Mei 2026 usai mengikuti Upacara di UPTD SMP Negeri 1 Gunung Meriah, Aceh Singkil.
Terutama keterlibatan para guru dan sekolah - sekolah yang ada di Kabupaten Aceh Singkil, diharapkan agar terus meningkatkan kegiatan pembelajaran, dan kebersihan lingkungan.
Kemudian tambah Syam'un, dalam menggapai peningkatan mutu pendidikan tersebut, ia menjelaskan juga tidak terlepas aksi nyata dan kerja keras dari seluruh guru agar melakukan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanahkan sesuai peraturan dan undang - undang.
Disamping itu Dinas Pendidikan kedepan, juga akan berkomitmen untuk memperbaiki kekosongan dan penempatan tenaga pendidik secara merata. Serta menyiapkan dan mendukung infrastruktur satuan pendidikan atau sekolah demi terwujudnya mutu pendidikan yang lebih berkualitas.
"Berbenah ini tidak hanya dari pembelajaran dan infrastruktur, namun juga kebersihan lingkungan demi menggapai mutu pendidikan juga menjadi atensi kita Dinas Pendidikan," tutup Syam'un.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....